JAKARTA, datariau.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Pekanbaru mengadakan kunjungan terhadap Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan, Kamis (17/11/2016). Pertemuan ini dilakukan untuk membahas persoalan-persoalan Riau dan Nasional agar disampaikan kepada Presiden.
GMNI Pekanbaru membawa 10 kadernya dalam pertemuan ini yang memang sudah sejak jauh hari mendalami persoalan-persoalan yang ada di Riau.
“Pertemuan ini kita lakukan untuk memberikan dukungan pembangunan Indonesia serta menyampaikan kepada pemerintah pusat persoalan-persoalan yang ada baik nasional maupun di daerah Riau dari hasil kajian yang telah dilaksanakan sebelumnya di Pekanbaru,” kata salah satu kader GMNI Pekanbaru melalui rilisnya kepada redaksi datariau.com.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua Wantimpres Prof Dr Sri Adiningsih MSc dan beberapa staff-nya.
Ketua Watimpres menyambut baik kedatangan mahasiswa Riau yang memberikan perhatian serius pada bangsanya dan daerahnya serta memberikan solusi-solusi yang bermanfaat untuk membangun negara.
Dalam pertemuan ini dibahas beberapa isu yang bukan hanya menjadi permasalahan umum di Riau, tetapi juga di Indonesia. Diantaranya Revolusi Mental, Kemaritiman, Agraria dan Hutan, Penegakan Hukum dan Demokrasi serta Lapangan Kerja.
Dari beberapa isu tersebut diskusi menghasilkan beberapa kesimpulan yang berfokus pada RTRW Riau, Perppu Media Sosial, serta masuknya kembali pendidikan Pancasila ke dalam kurikulum sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi.
GMNI cabang Pekanbaru diminta untuk menyusun tiga draft terkait 3 kesimpulan tadi, yang mana draft itu nantinya akan disampaikan kepada presiden agar dapat dijadikan salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusan-keputusan mengenai persoalan di Provinsi Riau.
Harapan GMNI Cabang Pekanbaru pertemuan ini dapat menghasilkan solusi-solusi terhadap persoalan provinsi Riau.