Elpiji Langka Membuat Warga Menderita, DPRD Minta Pemerintah Segera Cari Solusi

datariau.com
1.910 view
Elpiji Langka Membuat Warga Menderita, DPRD Minta Pemerintah Segera Cari Solusi
Dok.

PEKANBARU, datariau.com - Kondisi kelangkaan gas subsidi elpiji 3 Kg yang langka beberapa pekan belakangan ini membuat masyarakat menderita, bahkan ada yang sampai kesusahan untuk memasak dan meminjam gas tetangga.

Atas kondisi ini, Ketua komisi II DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri sangat memyayangkan kondisi tersebut. Politisi Partai Demokrat ini meminta semua pihak sama-sama bertindak, terutama pemerintah diminta segera mencari solusi.

"Dengan kejadian ini pemerintah harus bertanggung jawab. Pemerintah tidak bisa membiarkan hal ini terjadi, kasihan masyarakat yang membutuhkan tetapi barang yang dibutuhkan tidak ada," ujar Azwendi kepada datariau.com, Kamis (2/11/2017).

Menurut Azwendi, kelangkaan gas 3 Kg bersubsidi terjadi karena adanya pelaku usaha, baik kedai kopi, restoran, rumah makan yang masih menggunakan gas subsidi tersebut, sehingga pendistribusiannya tidak sampai kepada masyarakat rumah tangga yang sebenarnya diperuntukkan gas subsidi tersebut.

"Masa pelaku usaha masih menggunakan puluhan gas 3 Kg, ini ada apa. Dimana letak pengawasan pemerintah dan pihak Pertamina. Seharusnya gas 3 kilo bersubsidi ini diperuntukkan untuk masyarakat miskin, bukan pelaku usaha," ujar Azwendi.

Untuk itu, Azwendi mengajak semua lapisan masyarakat, baik itu LSM, Ormas hingga pemerintah kabupaten dan kota hingga Provinsi Riau serta pengurus partai dan kepolisian untuk bersama-sama melakukan pengawasan.

"Bagi pelaku usaha yang masih menggunakan gas 3 kilo bersubsidi seharusnya diberikan teguran awal, kalau pelaku usaha masih menggunakan gas 3 kilo bersubsidi, maka perlu diberikan sanksi yang berat. Bila perlu dipidanakan, sebab gas 3 kilo itu bukan hak pelaku usaha tetapi hak masyarakat miskin, aturannya jelas kok yang mereka langgar," pungkas Azwendi.

Penulis
: Myus
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)