DPRD Pekanbaru Minta Pemerintah Sosialisasikan Sejarah Kekejaman PKI Kepada Masyarakat

Admin
2.277 view
DPRD Pekanbaru Minta Pemerintah Sosialisasikan Sejarah Kekejaman PKI Kepada Masyarakat
doc.
Penangkapan pemuda menggunakan kaos PKI di Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Isu kebangkitan ideologi Partai Komunis Indonesia (PKI) semakin mengkhawatirkan. Beberapa masyarakat pun tampak terlibat dalam penggunaan atribut PKI seperti lambang palu parit.

Dari berbagai kasus penangkapan warga yang menggunakan atribut PKI, mengaku tidak mengetahui simbol apa yang dipakai. Untuk itu, pemerintah diminta kembali mensosialisasikan sejarah kelam PKI yang pernah dengan sadis membantai pahlawan dan ulama serta masyarakat di Indonesia.

"Saya akui saat ini isu beredar sangat santer terkait kebangkitan PKI, terlebih banyak ditemukan beberapa oknum masyarakat yang dengan sengaja memakai atribut yang jelas-jelas dilarang. Mereka yang ditangkapi selalu beralasan tidak mengetahui, makanya harus ada sosialisasi ulang tentang partai terlarang tersebut," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, Senin (16/1/2017).

Politisi muda Demokrat ini juga menyebut, jika isu ini hanya dibiarkan begitu saja, bisa berakibat tidak baik bahkan fatal untuk keutuhan dan keamanan negara Indonesia.

"Kita tidak boleh melawan lupa dengan hal yang ini, karena sudah menyangkut keselamatan idiologi bangsa Indonesia. Sejarah kekejaman dan keberadaan PKI harus dipahami masyarakat, terlebih generasi muda," ucapnya.

Disamping pemerintah, kata Azwendi lagi, sosialisasi di dunia pendidikan dan peran penting ulama juga sangat diperlukan dalam situasi yang sedikit terganggu akibat isu-isu PKI.

"Semua harus saling mengingatkan agar semua pihak waspada terhadap bahaya laten komunis. Terlebih bangsa kita punya sejarah kelam atas keberadaan partai tersebut," tuturnya.

Kepada TNI dan Polri, lanjut Azwendi, harus melakukan deteksi dini terhadap berbagai gerakan masyarakat yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, terlebih yang tidak sejalan dengan dasar negara Indonesia.

"Jika memang ada indikasi yang mencurigakan ke arah tersebut, langsung sikat saja. Jangan dibiarkan, jangan ragu bertindak. Dan kepada masyarakat juga, kalau ada sekelompok orang yang mencurigaan lapor kepada pihak keamanan," pungkasnya.

Editor
: Riki