DPRD Minta Pemko Pekanbaru Perjelas Status Aset Sebelum Pembangunan Pasar Cikpuan Dilanjutkan

datariau.com
1.856 view
DPRD Minta Pemko Pekanbaru Perjelas Status Aset Sebelum Pembangunan Pasar Cikpuan Dilanjutkan
doc.
Pasar Cikpuan Pekanbaru yang masih terbengkalai bertahun lamanya.

PEKANBARU, datariau.com - Hingga saat ini, pihak DPRD Kota Pekanbaru mengaku belum menerima laporan terkait progres pembangunan Pasar Cikpuan yang beralamat di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru itu.

Padahal tim percepatan penyelesaian Pasar Cik Puan pun sudah dibentuk. Namun kelanjutan pembangunan pasar ini tak kunjung jelas. Demikian disampaikan oleh Sigit Yuwono ST, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru.

"Kita belum terima laporan dari Pemko Pekanbaru terkait kelanjutan pembangunan pasar cik puan, mau di bangun Pemko, pemprov ataupun pihak ke tiga, belum ada penjelasan ke DPRD," ungkap Sigit, Senin (15/5/2017).

Menurut Politisi Demokrat ini, Pasar Cikpuan merupakan aset yang dulunya tercatat di Kartu Inventaris Barang (KIB) Pemprov Riau tersebut sertifikasinya sudah seperti apa, karena lahan di lokasi Pasar Cikpuan itu ada dua pencatatananya. Di KIB Pemprov Riau ada satu dan di Pemko Pekanbaru dua.

"Nah ini harus jelas dulu duduk persoalannya, tidak bisa asal bangun. Apalagi menurut berita yang saya baca pembangunan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sendiri, itu uangnya dari mana? Seharusnya pemko perlu berkaca kepada pembangunan pasar-pasar di Pekanbaru yang selama ini memakai dana APBD, coba tanyakan kepada Pemko berapa Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima dari pasar yang dikelolanya, gak ada yang menguntungkan," cetus Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menyarankan Pemko Pekanbaru untuk berfikir matang-matang kalau mau membangun Pasar Cikpuan dengan mengharapkan uang APBD Pekanbaru yang tidak seberapa. Namun kalau pembangunannya bisa dibantu oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kalau mau itu Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pasar jemput bola ke Kementerian, jangan tunggu APBD kita ini yang penggunannya sangat terbatas," pungkasnya.

Penulis
: Wanti
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)