PEKANBARU, datariau.com - Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Pekanbaru banyak yang tidak layak, ada yang rusak bahkan ada yang tidak bisa digunakan.
Seperti JPO di depan MTC Giant Jln HR Soebrantas Panam, JPO dibangun tanpa tangga dan hanya menjadi tempat reklame.
Ada juga JPO di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan Plaza Sukaramai, Pekanbaru tampak sudah lapuk dan membahayakan penggunanya. JPO hibah dari PT Caltex kepada Pemko Pekanbaru tersebut tidak ada perawatan.
Pantauan datariau.com di lokasi, konstruksi tangga JPO terlihat berkarat dan di sepanjang jembatan terdapat lobang-lobang yang tentunya bisa membahayakan masyarakat jika melintas.
Bambang (32), seorang warga yang biasa memanfaatkan JPO mengatakan, selama ia melintasi belum pernah melihat adanya perbaikan JPO tersebut.
"Pernah ada warga yang menggunakan JPO ini tersandung dan hampir jatuh. Itu lobang-lobang di jembatan kalau tidak diperbaiki bisa-bisa mencelakai yang melintas," ucapnya.
Menanggapai hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH menyatakan keprihatinan dan menilai pemerintah seolah tidak hadir untuk masyarakatnya.
"JPO itu disamping untuk jembatan penyeberangan juga untuk tambahan pendapat asli daerah (PAD), tapi dengan adanya keluhan warga pastinya menimbulkan keprihatinan," kata Roni, Senin (11/9/2017).
Politisi Golkar ini juga mengimbau kepada dinas terkait untuk segera mengevaluasi berapa JPO yang sudah tidak layak fungsi di Pekanbaru.
"Segera di-list saja, yang tidak layak lakukan perbaikan dan ajukan anggaran ke DPRD," tuturnya.
Disamping itu, Roni menyarankan opsi pihak swasta dalam membenahi JPO yang ada, namun tentunya dengan kontrak yang jelas.
"Swasta boleh mengelola, tapi harus dengan ketentuan. Jangan seperti selama ini, ada yang dikomersilkan namun tidak jelas berapa lama kontraknya," pungkasnya mengingatkan.