ROHIL,datariau.com- Kesabaran warga petani ( kebun ) Kepenghuluan Akar Belingkar, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil telah pupus di ambang pintu akibat hasil tanaman mereka di ganggu oleh hewan ternak seperti sapi yang sengaja di humbar tanpa didampingi oleh si pemilik ternak.
Terkait dengan itu berdasarkan hasil data yang di rangkum oleh wartawandatariau.compada Kamis ( 30/5/2024 ) Hermansyah, mewakili Datuk Penghulu Akar Belingkar Perayanta Sembiring membenarkan akan keluhan warga petani maupun pekebun palawija Kepenghuluan Akar Belingkar yang mana selama itu mereka merasa nyaman dan hasil panen mereka dapat di nikmati sebagai hasil tambahan dalam rumah tangga.
"Begitulah sisi kehidupan masyarakat Kepenghuluan Akar Belingkar yang terkatakan lumayan sukses dalam bertani yang kemudian dapat di kembangkan dengan berbudi daya ternak sapi maupun yang lain-lainnya," ujarnya.
Terpulang dari itu semua, tentunya Pemerintah setempat sangat merespon positif akan kemajuan yang dialami oleh masyarakat Kepenghuluan Akar Belingkar, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil yang terdiri dari 5 Dusun hampir rata-ratanya memiliki peliharaan hewan ternak sapi.
Dampak dari itu semua, membuat sebahagian para peternak sapi khususnya lalai, sehingga hewan ternak peliharaan mereka merusak tanaman dari sebahagian para petani bahkan yang lebih parahnya lagi hingga menerobos masuk kedalam perkarangan rumah warga, menyebabkan kesabaran warga pupus yang di duga pemilik ternak tidak lagi peduli dengan peliharaanya.
Atas kejadian tersebut, maka Pemerintah setempat yang dalam hal ini Datuk Penghulu Akar Belingkar Perayanta Sembiring melakukan rapat terbuka dan mengundang seluruh perangkat Kepenghuluan dari mulai Kepala Dusun, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat dan hadir juga Kapolsek Pujud yang di wakili oleh Bhabinkamtibmas Brigadir Joko bersama warga yang terkait.
Dalam hasil rapat Datuk penghulu Akar Belingkar berharap sangat kepada seluruh para pemilik hewan ternak untuk dapat menjaga hewan ternaknya dengan sebaik-baiknya dan jangan sampai merugikan orang lain.
"Mari kita jaga kerukunan antar sesama warga demi berkelanjutannya hubungan silaturahmi di Kepenghuluan Akar Belingkar," pesanya.
"Tidak ada masalah sebesar maupun sekecil apapun itu yang tidak dapat di selesaikan, selagi niat kita baik pasti kesemuanya akan bisa kita lewati bersama," ujarnya.
"Semoga saja dengan sudah di laksanakan rapat bersama prihal penertiban hewan ternak peliharaan dapat membuat kita lebih waspada lagi dalam menjaga hewan ternaknya masing-masing agar tidak terlibat pada pidana hukuman maupun sanksi ganti rugi yang di jatuhkan," tegasnya. ( Ras )