SPBU Sei Mandau Siak Benarkan Pembelian BBM Subsidi Gunakan Jerigen

Hermansyah
1.133 view
SPBU Sei Mandau Siak Benarkan Pembelian BBM Subsidi Gunakan Jerigen
Pengisian BBM menggunakan jerigen di SPBU Sei Mandau.

SIAK, datariau.com - PT Pertamina telah menetapkan larangan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar menggunakan jerigen dengan mengacu pada tiga aturan.

Pertama, UU Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Kedua, Perpres Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran abahan Bakar Minyak dan ketiga Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 37.K/HK/02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Ninyak Khusus Penugasan.

Namun, aturan ini bertolak belakang dengan aktifitas SPBU di wilayah Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau.

Salah seorang warga Kecamatan Sungai Mandau, Donwori (nama samaran), SPBU ini kerap melayani pembelian minyak menggunakan jerigen dengan jumlah besar, sehingga sering terjadi kekosongan bahan bakar minyak jenis pertalite.

Sangat disayangkan, petugas lebih mendahulukan pengisian menggunakan jerigen dalam jumlah besar tersebut dibanding pengendara sepeda motor.


"Seharusnya SPBU lebih mendahulukan pengisian seperti kita selaku konsumen pengendara sepeda motor ini, dan belinya pun tidak seberapa, hanya sesuai kebutuhan dan tidak diperjual belikan," kata Donwori.

Dia berharap Pertamina dan pihak SPBU ini membenahi dan membatasi pembelian dengan menggunakan jerigen tersebut.

"Biar masyarakat lain juga kebagian. Kalo beli di ecerankan mahal mas," ujarnya.

Sementara itu, Manajer SPBU Sei Mandau, Hambali dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (21/9/2022). Dia membenarkan adanya pembelian dan pengisian minyak dengan jerigen ditempatnya.

Hal ini berdasarkan surat rekomendasi, karena di Sungai Mandau terdapat 9 desa/kampung dan 3 desa terjauh dengan jarak tempuh dari tiga desa tersebut hingga mencapai 2.5 jam ke SPBU.

Kendati demikian, Manajer tersebut belum dapat menunjukan surat rekomendasi dimaksud, darimana dan siapa yang mengeluarkannya.(tim)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)