Sekda Siak Minta TP2GD Bahas Tuntas Usulan Gelar Tengku Buwang Asmara Sebagai Pahlawan Nasional

Hermansyah
292 view
Sekda Siak Minta TP2GD Bahas Tuntas Usulan Gelar Tengku Buwang Asmara Sebagai Pahlawan Nasional
Sekda Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd.

SIAK, datariau.com - Muhammad Abdul Jalil Muzaffar Syah atau yang lebih dikenal dengan Tengku Buwang Asmara, merupakan Sultan kedua Kerajaan Siak Sri Indrapura yang berjasa melawan dan mengusir kolonial Belanda di masa kepemimpinannya tahun 1746M-1760M.

Tengku Buwang Asmara memimpin perlawanan terhadap Belanda pada Perang Guntung di Selat Guntung. Perang antara keduanya pecah karena Belanda terus berupaya merebut kekuasaan dan pengaruh di Selat Malaka.

Untuk mengenang jasanya dalam melawan dan mengusir penjajah, Pemerintah Kabupaten Siak akan mengusulkan Tengku Buwang Asmara sebagai Pahlawan Nasional.

"Perjuangan Sultan Siak yang ke-II ini tentunya perlu kita angkat serta abadikan sebagai penghormatan atas jasa beliau, untuk kita usulkan sebagai Pahlawan Nasional," ucap Sekda Siak Drs H Arfan Usman MPd.

Hal itu disampaikan Arfan, saat memimpin Rakor TP2GD Kabupaten Siak Tahun 2021 tentang Usulan Calon Pahlawan Nasional Tengku Buwang Asmara di Ruang Pucuk Rebung, kantor Bupati Siak, pada Rabu (23/6/2021).

Dan sebagai langkah awal, sebut Arfan, nama Sultan Siak ke-II itu diabadikan menjadi nama sebuah jalan yaitu Jalan Tengku Buwang Asmara dan Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah yang terletak di Kota Siak Sri Indrapura.

Selain itu juga dijadikan sebagai nama Bumi Perkemahan Pramuka di Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Siak Sri Indrapura.

Rapat kali ini merupakan rapat lanjutan setelah dilaksanakan beberapa kali ditempat berbeda, pada rapat tersebut Sekda Siak minta Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dalam menyampaikan progres yang telah berjalan.

Pemkab Siak, dikatakan Arfan, bekerjasama dengan tim penyusunan dan penulisan Naskah Sejarah Perjuangan Tengku Buwang Asmara yang terdiri dari Masyarakat Sejarawan Indonesia Tingkat Pusat/Provinsi Riau, Akademisi/Budayawan Riau, Tokoh Masyarakat Riau, Penulis dan Arkeolog dalam menyusun Naskah Sejarah Perjuangan Sultan dalam menumpas Belanda.

"TP2GD Provinsi Riau telah melakukan kajian. Saya berharap kepada tim agar dapat berkerja secara maksimal, melengkapi persyaratan usulan baik itu regulasi termasuk catatan sejarah," jelas dia.

"Hal ini, guna medukung usulan Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah atau dikenal dengan nama Tengku Buwang Asmara menjadi Pahlawan Nasional," ujarnya.

Menurutnya, hal ini tentu akan mengangkat marwah dan nama daerah Kabupaten Siak sendiri, Provinsi Riau maupun Nasional serta bertambahnya putra terbaik Bangsa Melayu Riau yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia.

"Hari ini kami ingin mengetahui sejauh mana progres dari tim yang telah ditunjuk Bupati, terkait pengusulan Tengku Buwang Asmara menjadi Pahlawan Nasional. Sejauh mana tahapan mulai pengumpulan naskah hingga regulasi dasar pengusulan," imbuhnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak, Ketua LAMR Siak, sejarawan, tokoh masyarakat, pecinta sejarah dan perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Siak.(*)

Sumber
: Datariau.com