Sekda Kampar Launching Ruang Pojok Inovasi Berbasis Aplikasi

datariau.com
1.178 view
Sekda Kampar Launching Ruang Pojok Inovasi Berbasis Aplikasi

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM diwakili Sekda Kampar Drs H Yusri MSi membuka secara resmi Rapat Koordinasi terkait Identifikasi, Potensi dan Agenda Kolaborasi dengan BRIN serta melaunching Ruang Pojok Inovasi Berbasis Aplikasi dengan BRIN yang diwakili oleh Sekretaris Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah Dr Ing Wiwiek Joelijani MT, di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kampar, Jumat (21/10/2022).

Ruangan pojok inovasi guna untuk memperluas serta penyebaran informasi di seluruh SKPD dan informasi tersebut dimasukkan melalui website dan disebarkan ke seluruh SKPD di ruang lingkup Pemkab Kampar.

Aplikasi ini merupakan bukti untuk tetap meningkatkan nilai-nilai kearifan lokal Kabupaten Kampar, salah satunya dengan mecari inovasi yang merupakan entitas dan simbol karakter yang diambil dari salah satu kosakata bahasa daerah Kampar yang memiliki makna positif sebagai sesuatu yang yang indah, bagus, cantik dan gagah, seperti Ocu Mapan (Optimalisasi Cara Untuk Meningkatkan Mandiri Pangan) dari Dinas Ketahanan Pangan, Apak Sigap (Aplikasi Siaga Benacana Kampar) dari Dinas BPBD Kampar.

Pj Bupati Kampar Kamsol melalui Sekda Kampar Yusri mengucapkan selamat datang di Kabupaten Kampar Dr Ing Wiwiek Joelijani MT, Sekda menyampaikan keinginannya diskusi/koordinasi saat ini dapat melahirkan kolaborasi dan kerjasama, karena Pemerintah Kabupaten Kampar mengupayakan bagaimana Kabupaten Kampar ini mendunia.

“Pemerintah Kabupaten Kampar telah memiliki inovasi berbasis aplikasi yang secara cepat menyebarluaskan informasi di seluruh SKPD di ruang Lingkup Pemkab Kampar, yaitu Ruang Pojok Inovasi, dengan adanya inovasi di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah yang kita buat ini, berharap dapat lebih fokus dalam pelaksanaan tugasnya dalam penanganan masalah kemiskinan, stunting dan peningkatan kesejahteraan massyarakat,” ungkap Yusri.

Ia juga mengatakan, melihat potensi yang ada di kabupaten Kampar diperlukan upaya pengembangan produk-produk untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar.

“Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional guna melaksanakan perumusan kebijakan litbangjirap, serta invensi dan inovasi, yang memperkuat fungsi dan kedudukan iptek di daerah yang memperkuat peran dan kedudukan iptek sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan di daerah dan Urusan Pemerintahan Bidang Penelitian dan Pengembangan di Kabupaten Kampar," kata Sekda.

Ia menambahkan, dengan adanya rapat ini antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Badan Riset dan Inovasi Nasional, telah membahas tentang Penelitian, Pengembangan, Pengkajian, dan Penerapan Teknologi, Serta Invensi dan Inovasi yang Terintegrasi di Kabupaten Kampar dengan Program Kegiatan Utama yakni Pembentukan dan penguatan kelembagaan BRIDA, penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan teknologi di bidang teknologi informasi komunikasi, pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, sumberdaya alam dan industri/UMKM;

Pengembangan SDM dan IPTEK; dan penelitian pelestarian dan pengembangan kearifan lokal, sistem persukuan di Kampar, pengembangan hutan adat dan kontekstualiasi kearifan lokal tali bapilin tigo, tigo tungku sajoangan, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi.

“Pemerintah Kabupaten Kampar juga berharap dengan adanya Rapat Koordinasi terkait identifikasi, potensi dan agenda kolaborasi dengan BRIN dapat mempercepat mendorong BRIN memprioritaskan Kabupaten Kampar sebagai mitra untuk penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan teknologi serta inovasi terhadap sektor potensial di Kabupaten Kampar,” kata Sekda.

"Kita akan meresmikan Pojok Inovasi Daerah sebagai wadah bagi perangkat daerah Kabupaten Kampar dalam upaya peningkatan inovasi daerah. Sebagaimana kita ketahui bersama, pada tahun 2022 ini berdasarkan penilaian IGA (Innovative Government Award) prediket Kabupaten Kampar adalah inovatif, dengan adanya pojok inovasi daerah diharapkan tahun depan predikat Kabupaten Kampar menjadi Sangat Inovatif dan dukungan dari BRIN diharapkan menjadi moment penting bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar," tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Deputi Bidang Risat dan Inovasi Daerah (BRIN) Dr Ing Wiwiek Joelijani MT memaparkan bahwa mulai tahun ini strategi penguatan peran BRIN terhadap Pemda mengikuti 3 target kegiatan yaitu, target pertama adalah refocussing riset untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, kedua adalah kegiatan pembangunan talenta SDM unggul di daerah, yang ketiga adalah kegiatan yang berdampak ekonomi atau aktivitas iptek sebagai investasi jangka panjang.

“Keberhasilan nasional akan tergantung oleh kemajuan setiap pemerintah daerah dalam menjalankan sistem otonomi daerah secara tepat serta koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat. Salah satu upaya BRIN adalah dengan melakukan pendampingan pada pemerintah daerah. Pendampingan ini adalah proses pembuatan ekosistem inovasi daerah berbasis science,” ungkapnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)