Samsung Akan Hapus Akun Tidak Aktif per 31 Juli 2025

Najwa
554 view
Samsung Akan Hapus Akun Tidak Aktif per 31 Juli 2025
Foto: unsplash.com

DATARIAU.COM - Samsung mengumumkan kebijakan baru yang akan menghapus akun pengguna yang tidak aktif selama 24 bulan berturut-turut, mulai berlaku 31 Juli 2025. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan dan melindungi data pribadi pengguna di seluruh ekosistem Samsung.

Raksasa teknologi Korea Selatan ini memutuskan untuk melakukan pembersihan akun tidak aktif setelah melihat potensi risiko keamanan yang mengancam. Kebijakan ini akan berdampak pada jutaan pengguna yang memiliki akun Samsung namun tidak pernah menggunakannya dalam dua tahun terakhir. "Kami melakukan ini untuk melindungi data pribadi pengguna sekaligus menjaga integritas sistem dari potensi risiko keamanan," kata perwakilan Samsung seperti dikutip PhoneArena.

Akun Samsung merupakan identitas digital yang menghubungkan berbagai perangkat mulai dari smartphone Galaxy, tablet, smart TV hingga perangkat IoT Samsung SmartThings. Melalui akun ini, pengguna dapat menyinkronkan data kontak, kalender, foto, preferensi pengaturan, serta menggunakan layanan Samsung Cloud dan Find My Mobile untuk keamanan perangkat.

Penghapusan akun akan dilakukan secara otomatis tanpa pemberitahuan lebih lanjut setelah tanggal 31 Juli 2025. Setelah penghapusan, semua data yang tersimpan akan hilang permanen tanpa kemungkinan pemulihan, termasuk backup perangkat dan data aplikasi. Pengguna yang terpengaruh akan menerima pemberitahuan melalui email ke alamat terdaftar sebelum tanggal penghapusan.

Samsung menyarankan pengguna untuk segera melakukan login atau aktivitas terkait akun seperti sinkronisasi data atau menggunakan aplikasi Samsung sebelum batas waktu berakhir. Cara termudah adalah masuk ke aplikasi Samsung apapun atau melakukan aktivitas yang terhubung dengan akun tersebut.

Dampak penghapusan akun cukup serius bagi pengguna karena akan kehilangan akses ke semua layanan Samsung, termasuk data penting seperti daftar kontak, catatan, pengaturan perangkat, dan layanan keamanan Find My Mobile. Pengguna harus membuat akun baru jika ingin kembali menggunakan ekosistem Samsung setelah akun dihapus.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Samsung mengurangi risiko pembajakan akun tidak aktif yang rentan terhadap penyalahgunaan dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya server untuk memberikan layanan lebih efisien bagi pengguna aktif. Langkah serupa juga telah dilakukan berbagai perusahaan teknologi besar lainnya untuk menjaga keamanan data pengguna.***

Sumber: Liputan6.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)