PEKANBARU, datariau.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS-T) PT Bumi Siak Pusako (BSP), mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2022. Dimana realisasi produksi minyak hingga mencapai 3 juta barel.
Pada akhir tahun 2022, laporan PT BSP telah di audit KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan rekan dengan membukukan laba bersih pada tahun buku 2022 sebesar Rp381 miliar dan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Pencapain ini menandakan PT BSP sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mampu memberikan kontribusi positif khususnya kepada seluruh stakeholder, secara umum kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
RUPS-T PT BSP pada Senin (29/5/2023) itu, dihadiri oleh Komisaris PT BSP Hendrisan, Direktur PT BSP Iskandar dan seluruh Pemegang Saham PT BSP.
Selain itu, diikuti Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi diwakili Kepala Bappenda Provinsi Riau Syarial Abdi, Bupati Pelalawan H Zukri, Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus dan Walikota Pekanbaru diwakili Asisten II Ingot Ahmad beserta jajaran Managemen PT BSP.
Iskandar menyampaikan strategi dan program kerja yang telah terealisasi selama tahun 2022, secara umum capain target berdasarkan WP&B 2022 sudah terealisasi, pengeboran 15 sumur eksploitasi dan 1 sumur eksplorasi terlaksana 100 persen.
Dikatakan Iskandar, ini membuktikan PT BSP tetap komit melakukan operasinya dalam upaya meningkatkan produksi dan menekan laju penurunan produksi di WK CPP.
"Tantangan operasional dan kendala di lapangan akan menjadi lesson learn untuk tetap menjadi perbaikan kedepannya dan senantiasa meminimalkan resiko operasi di lapangan," jelas Iskandar.
Selain itu, upaya menekan biaya operasi guna melakukan efisiensi menjadi hal utama yang akan terus ditingkatkan, inovasi dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat sesuai regulasi sebagai penguatan kepatuhan terhadap GCG terus diperhatikan.
"Perusahaan terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan pengembangan. Komitmen BSP dalam mencari cadangan baru telah berhasil, ini dibuktikan dengan ditemukannya cadangan baru dari sumur eksplorasi Nuri 1X yang diperkirakan produksi mencapai 500-700 BPOD keberlanjutan operasi perusahaan," terang Direktur PT BSP itu.
Keberhasilan gemilang ditingkat nasional diraih PT BSP dalam ajang TOP BUMD Awards yang di gelar warta ekonomi sebagai 13 besar TOP BUMD seluruh Indonesia. Penghargaan internasional dalam 3rd IOG Confension di Bali sebagai KKKS zero claim insurance.
Mantan manager External Affair BOB PT BSP itu menyebutkan akan memiliki tugas yang cukup berat kedepannya, selain mendukung capaian target 1 juta BPOD Negara, tentu komitmen kerja pasti selama 5 tahun sebagai komitmen perpanjangan kontrak PT BSP bersama negara akan terus menjadi perhatian kepada seluruh jajaran manajemen.
"Sebagai salah satu BUMD yang mengelola lapangan migas ini harus terus menjadi kebanggaan masyarakat Riau dan masyarakat Indonesia pada umumnya," tambah dia.
PT BSP juga mendapatkan apresiasi dari SKK Migas terhadap capaian target produksi pada April 2023 ini, sebesar 107 persen dari WP&B, merupakan satu-satunya KKKS di wilayah Sumbagut yang berhasil melebihi target produksi.
Sementara itu, pemegang saham utama PT BSP, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyebutkan, pencapaian laba bersih yang cukup fantastis ini sangat di apresiasi oleh seluruh pemegang saham BOB PT BSP terhadap kinerja direktur dan manajemen.
Dikatakan Alfedri, ini merupakan pencapain tertinggi sepanjang sejarah PT BSP, tercatat PT BSP pernah mencatatkan laba bersihnya pada tahun 2008 sebesar Rp348 miliar.
"Kita berharap PT BSP tetap fokus dan menjadi BUMD kebanggaan masyarakat Riau," ujarnya.(***)