Resmikan Gedung Loket Tilang Kejari Siak, Alfedri: Ini Bagian Reformasi Birokrasi...

Hermansyah
614 view
Resmikan Gedung Loket Tilang Kejari Siak, Alfedri: Ini Bagian Reformasi Birokrasi...
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi potong pita peresmian gedung loket tilang Kejari Siak.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema, 'Standar Pelayanan Publik Pada Kantor Kejaksaan Negeri Siak'.

Kegiatan tersebut, sekaligus meresmikan Gedung Loket Tilang berbentuk Tanjak Sempena Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Siak, Kamis (20/7/2023).

Bupati mengucapkan selamat dan tahniah memperingati Hari Bhakti Adiyaksa ke-63, dengan harapan Kepala Kejaksaan Negeri beserta seluruh jajaran diberikan kekuatan, kesehatan dan kemudahan oleh Allah SWT.

Tentunya, dapat menjalankan amanah dengan baik, meningkatkan kinerja, semakin dipercaya, bekerja profesional dan semakin baik dalam memberikan pelayanan publik.

Alfedri mengapresiasi kegiatan Forum Konsultasi Publik yang di taja Kejaksaan Negeri Siak, dalam rangka pelayanan publik mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Menurutnya kegiatan tersebut, adalah bagian dari reformasi birokrasi yang dilakukan diberbagai satker.

"Sehingga melalui kegiatan FKP ini, nantinya Kejari Siak dapat membuat langkah-langkah yang dikerjakan dalam mencapai cita-cita," ucap Bupati Siak.

Dikatakan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyebutkan peresmian gedung tanjak dalam upaya pemberian tilang yang terpisah dari kantor Kejari Siak, merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan WBK.

"Bagaimana membuat arsitektur gedung ini, kami atas nama pemerintah dan LAMR Siak mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kejari Siak sudah memilih motif tanjak. Saya rasa di Siak belum ada gedung berbentuk tanjak," sebutnya.

Alfedri menambahkan dari sisi pelayanan publik, gedung ini menanamkan nilai-nilai yang baik dalam meningkatkan norma hukum.

Dimana banyak kenakalan-kenakalan remaja dalam kasus kekerasan antar pelajar, bullying, narkoba, pelecehan seksual, HIV AIDS dan lain sebagainya.

"Kejari Siak akan bekerjasama dengan TNI untuk memberikan orientasi kepada pelajar yang baru masuk SMA sehingga diajarkan nilai-nilai budaya dari norma hukum tersebut," sebut Alfedri.

"Budaya anti korupsi juga sudah mulai ditanamkan oleh Kejari kepada pelajar kita, sehingga pelajar kita nanti menjadi generasi yang unggul, berdaya saing, beriman dan bertakwa," ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Siak Tri Anggoro Mukti mengatakan, Kejari Siak telah melakukan beberapa pembenahan. Dengan tujuan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Siak yang mencari keadilan dan kepastian hukum.

"Kita akan mewujudkan pelayanan yang prima terhadap mitra kita, baik OPD, BUMN, Badan Usaha Swasta, itu yang menjadi tujuan kita. Sehingga kita kedepannya menjadi lebih baik," kata Tri Anggoro.

Dikatakan dia, pembuatan loket pembayaran tilang, Kejari Siak mengambil tema tanjak untuk melestarikan budaya. Karena, menurutnya Siak merupakan Kota Wisata yang harus dikembangkan.

"Loket tilang yang berbentuk tanjak ini mengambil konsep dari budaya melayu dan merupakan salah satu bentuk kecintaan Kejari terhadap negeri melayu. Juga untuk mewujudkan kecintaan anak-anak terhadap budaya melayu di Siak," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)