Program Bujang Kampung Mampu Tangani 500 Pengurusan Administrasi

Hermansyah
566 view
Program Bujang Kampung Mampu Tangani 500 Pengurusan Administrasi
Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi tempel stiker rumah PKH di Sabak Auh.

SIAK, datariau.com - Program Bujang kampung merupakan inovasi yang dilaksanakan Pemkab Siak dengan tujuan mendekatkan dan memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

Di Riau sendiri, tak ada Bupati dan Wakil Bupati yang ngantor satu hari di kampung, kemungkinan di Sumatera pun hanya Kabupaten Siak yang baru melaksanakan.

?Saya rasa Bupati dan Wakil Bupati yang ngantor satu hari di kampung, di Sumatera ini hanya Kabupaten Siak," kata Alfedri.

"Ini merupakan komitmen kami berdua bagaimana pimpinan itu hadir ditengah-tengah warga dan melayani masyarakat,? ucap Bupati Siak saat membuka Rakor Bujang Kampung di Kampung Laksamana, Kecamatan Sabak Auh, Jum'at (23/9/2022) pagi.

Berbagai meja pelayanan dibuka bagi warga yang hendak berurusan, mulai dari layanan administrasi Disdukcapil, Pelayan Kesehatan, Konsultasi Bidang Agama, Pelayanan NIB UMKM dan konsultasi pertanahan.


"Saya terus sampaikan kepada para Camat dan Penghulu, kita ini pelayan masyarakat. Jadi, teruslah berinovasi bagaimana caranya agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terus meningkat dan pastinya memudahkan masyarakat," harap Alfedri.

Alfedri menambahkan, pada setiap pelaksanaan Bujang Kampung, sekitar 500 pengurusan selesai dilakukan, baik itu Administrasi Kependudukan seperti pengurusan KTP, KK, KIA, pendaftaran UMKM, pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya.

"Masyarakat antusias menyambut baik Program Bujang Kampung. Kalau dulu masyarakat harus ke Kota Siak untuk mengurus terkait pelayanan," sebut Alfedri lagi.

"Dengan adanya Bujang Kampung ini cukup mengurus di kampung saja. Karena, kami membawa beberapa OPD terkait pelayanan, untuk turun bersama kami mendekatkan kepada masyarakat," jelasnya.

Dengan dekatnya pelayanan kepada masyarakat, sambung Alfedri, selagi persyaratan lengkap sesuai dengan ketentuan, akan selesai satu hari.

"Semua yang diurus masyarakat sudah ada syarat dan formatnya. Jadi, apapun yang diurus masyarakat GPL (Gak Pake Lama)," jelas Alfedri sambil tersenyum lebar.

Program Bujang Kampung di Kampung Laksamana ini, diawali dengan apel bersama Pemerintah Kampung Laksamana dan dilanjutkan dengan rakor bersama Pemerintah Kampung Laksamana beserta Perangkat Kampung dan Bappekam.

Selain rakor, Program Bujang Kampung juga dilaksanakan penandatanganan batas Kampung Laksamana dan Kampung Belading, penyerahan KK, KIA, KTP, penyerahan bantuan BLT BBM dan bantuan sembako, serta penempelan stiker PKH di rumah peserta PKH oleh Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi.(rls/man)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)