Perkosa Istri Teman 6 Kali Dibawah Ancaman, Pria di Rohul Ditangkap Polisi

datariau.com
3.975 view
Perkosa Istri Teman 6 Kali Dibawah Ancaman, Pria di Rohul Ditangkap Polisi

Selanjutnya kejadian yang ketigakalinya dimana tanggalnya pelapor tidak ingat lagi, pada malam hari sehabis Sholat Isya pada bulan September 2021 terlapor datang ke rumah pelapor dengan dalih mau beli rokok (rumah pelapor sekaligus kedai).

Karena terlapor melihat suami pelapor tidak ada di rumah, terlapor mengancam pelapor kembali dengan menggunakan pisau, sedangkan anak-anak pelapor pada saat itu sedang tidur.

Kemudian terlapor menjambak rambut pelapor sambil menariknya ke arah kantor OKP dan membuka pakaian pelapor.

Kemudian memperkosa pelapor di dalam kantor OKP tersebut. Selanjutnya setelah selesai memperkosa pelapor, terlapor pergi sambil mengancam pelapor kembali ?Awas kau ya, kalau ngomong-ngomong sama suamimu atau tetangga, ku bunuh kau sama anak-anak mu? dan pelapor pun pulang ke rumah.

Selanjutnya kejadian keempatkalinya terjadi Kamis, tanggalnya pelapor lupa, terjadi pada malam hari sepekan setelah kejadian di Kantor OKP tepatnya masih di bulan September 2021 sekitar pukul 18.30 Wib.

Kejadian tersebut terjadi di tempat yang sama yaitu di Kantor OKP, pada saat itu suami pelapor pergi memancing dan tidak berada di rumah.

Kemudian terlapor mendatangi rumah pelapor lagi dan mengancam pelapor dengan pisau kemudian menarik pelapor ke Kantor OKP dan memperkosa pelapor lagi.

Selanjutnya kejadian kelimakalinya Rabu 22 September 2021 sekitar pukul 13.00 Wib, pada saat itu pelapor mau ke grosir di KM 24 Mahato untuk belanja kebutuhan warung jualannya.

Di tengah jalan terlapor mencegat pelapor sambil mengancam pelapor dengan berkata ?Berhenti kau dulu, kalau gak ku lempar pisau nanti kau?, karena ketakutan pelapor pun berhenti.

Selanjutnya pelapor ditarik dan dipaksa menuju lapangan Cross yang mana di lapangan tersebut ada sebuah Gubuk.

Kemudian pelapor diperkosa kembali dan diancam kembali oleh terlapor untuk tidak memberitahu ke siapapun. Setelah selesai, terlapor pun pergi meninggalkan pelapor di gubuk itu.

Kemudian pelapor juga pergi dari gubuk tersebut menuju Pasar KM 24 Mahato untuk membeli keperluan warung jualannya.

Selanjutnya kejadian keenamkalinya pada Ahad 26 September 2021 sekitar pukul 14.00 Wib, pelapor berangkat menuju ke Grosir di KM 24 Mahato untuk belanja keperluan warung jualannya.

Pada saat di tengah jalan pelapor dicegat kembali oleh terlapor dan langsung menjambak rambut pelapor dan berkata ?Berhenti kau dulu, ikut aku".

Kemudian pelapor menjawab ?Nggak mau aku", kemudian terlapor berkata "Ndak usah bertingkah kau? sambil dijambaknya rambut pelapor.

Kemudian mengancam pelapor dengan menggunakan pisau dan terlapor langsung naik ke atas sepeda motor pelapor dan membawa pelapor ke Penginapan "Nek Ebring".

Sesampainya di penginapan terlapor langsung memperkosa pelapor kembali, ketika selesai terlapor pergi meninggalkan pelapor di penginapan dan membawa duit pelapor di dalam saku celana sebanyak Rp500.000.

Uang tersebut merupakan uang belanja yang akan digunakan pelapor untuk membeli keperluan warung. Selanjutnya pelapor pergi dari penginapan dan menuju ke tempat belanja grosir untuk membeli kebutuhan warung.

Karena duit pelapor sebagian sudah diambil terlapor jadi pelapor hanya belanja secukupnya.

Selanjutnya setelah pelapor selesai berbelanja, pelapor pun pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah suami pelapor bertanya "Mengapa sedikit sekali belanjaannya" karena ketakutan dan teringat ancaman terlapor, pelapor pun berbohong kepada suaminya dengan mengatakan "Uang yang pelapor bawa hilang, jatuh pada saat dalam perjalanan ke tempat grosir".

Selanjutnya, kejadian terakhir kali pelapor diperkosa terlapor pada Kamis 30 September 2021 sekitar pukul 17.00 Wib.

Pada saat itu, suami pelapor keluar dari rumah pada siang hari sekitar pukul 14.00 Wib, dengan tujuan mengantarkan sepeda motor ke tempat temannya.

Kemudian sekitar pukul 17.30 Wib, terlapor masuk ke rumah pelapor dan bertanya "Dimana suamimu si S.

Kemudian pelapor menjawab ?Tidak ada, lagi keluar?. Mendengar jawaban pelapor, terlapor langsung masuk ke dalam rumah dan mengancam pelapor kembali dengan menggunakan pisau dan berusaha memperkosa pelapor kembali.

Penulis
: Denni France
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)