ROHIL, datariau.com- Untuk mempercepat proses pemetaan lahan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kembali melaksanakan rapat Kordinasi bersama Kodim 0321, Dinas Koperasi, Para camat, Lurah dan Penghulu Se-Kabupaten Rohil, Jumat (28/11/2025) di Gedung Serbaguna Jalan Utama, Bagansiapiapi, Rohil Provinsi Riau.
Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah, Fauzi Efrizal tersebut dihadiri Dandim 0321 Rokan Hilir Letkol Inf. Diki Apriyadi, Kadis Koperasi, Sri Haslina, Kadis Kominfo Mursal, Kadis Perikanan M.Amin, Kadis Perindag Fauzi, Sekretaris PMK drg Intan Dolok Seribu serta perwakilan OPD lainnya, Kabag Tapem Robbi Kurniawan, Kabid Aset BPKAD Azwin, para Camat, Lurah dan Penghulu Se-Kabupaten Rokan Hilir.
"Hari ini Pemkab Rohil bersama Dandim 0321 dan jajaran serta OPD terkait kembali mengadakan rapat percepatan pemetaan lahan pembangunan gedung Koperasi Merah Putih. Rapat juga di ikuti para Camat dan Penghulu Se-Kabupaten Rokan Hilir sebagai fokus pelaksanaan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih," kata Fauzi Efrizal.
Rapat ini dijelaskan Fauzi Efrizal sebagai rapat lanjutan, setelah kemarin melaksanakan rapat evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bersama Bapak Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Panglima TNI, serta Direktur PT Agrinas dan Bupati Rohil H Bistamam melalui virtual.
"Pada rapat hari ini kita kembali melakukan koordinasi dengan para Camat dan Datuk Penghulu/Lurah se-Kabupaten Rokan Hilir terkait kesiapan lahan untuk lokasi pembangunan gedung Koperasi Merah Putih ini. Karena sebelumnya, dari 184 Kepenghuluan/Kelurahan yang sudah di setujui PT Agrinas untuk pembangunan gedung KDMP ini sebanyak 126 gedung dan sisanya akan di koordinasikan lagi dengan PT Agrinas," ujar Sekda.
Dari 126 bangunan gedung KDMP ini, dikatakan Fauzi sudah ada 46 Kepenghuluan yang permasalahan lahannya sudah kelar dan sebagian sedang melaksanakan pembangunan.
"Alhamdulillah sudah ada 46 Kepenghuluan yang permasalahan lahannya sudah kelar dan sedang proses pembangunan. Diperkirakan proses pembangunan sudah 6 persen. Kita berharap dari waktu yang diberikan PT. Agrinas selama 2 bulan, progres pembangunan gedung ini pada bulan Januari 2026 sudah dapat terealisasi sepenuhnya," harapnya.
Selain itu, terang Fauzi Efrizal ada beberapa kendala yang dihadapi oleh Kepenghuluan maupun Camat dimana sebagian Kepenghuluan belum tersedianya lahan untuk lokasi pembangunan gedung KDMP ini. Terkait permasalahan tersebut Pemkab Rohil melalui BPKAD telah melakukan inventarisir terhadap aset-aset Pemda di seluruh Kecamatan dan Kepenghuluan untuk dibuatkan dokumen pinjam pakainya.
"Saat ini kita sedang melakukan Inventarisir lahan aset Pemda yang ada disetiap Kepenghuluan untuk dibuatkan dokumen pinjam pakainya. Bila administrasinya selesai nanti akan dapat segera dilaksanakan pembangunannya," jelasnya.
Fauzi Efrizal juga memaparkan bahwa sebagian besar wilayah pesisir Rokan Hilir merupakan lahan gambut dan rawa, namun untuk proses pelaksanaan pembangunan gedung KDMP ini tidak dianggarkan untuk pematangan lahan baik berupa penamaan cerocok maupun penimbunan. Dalam hal ini Pemkab Rohil akan mencarikan solusi terbaik agar proses pembangunan gedung KDMP ini dapat terlaksana secepatnya sesuai dengan target yang telah di programkan.
"Insyaallah dengan berkolaborasi yang baik, Program Strategis Nasional yang di Canangkan Pak Presiden Prabowo ini dapat sama-sama kita Support dan kita laksanakan di daerah kita dengan sebaik mungkin," pungkasnya.
Sementara itu, Dandim 0321 Letkol. Inf Diki Apriyadi menyampaikan bahwa pembentukan dan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan Program Strategis Nasional yang masuk dalam Asta Cita ke 2 dan 6, Presiden Prabowo Subianto untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia dan memperkokoh perekonomian mandiri hingga tingkat desa.
"Untuk itu, kami sebagai TNI yang diamanatkan oleh Panglima TNI untuk mendorong secara bersama apa yang menjadi program pemerintah dalam mewujudkan bangkitnya ekonomi bangsa Indonesia ini. Dimana Koperasi merupakan Soko guru bangsa karena berperan sebagai pilar utama perekonomian Indonesia yang berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong, sesuai dengan amanat UUD 1945 Pasal 33," kata Diki Apriyadi.
Rapat koordinasi ini dikatakan Dandim merupakan langkah percepatan proses pembangunan gedung KDMP. Namun yang terpenting nantinya, sebagaimana harapan Pemerintah dan masyarakat, Koperasi Merah Putih ini dapat menjalankan operasionalnya dengan baik dan menyentuh pada kepentingan ekonomi masyarakat sehingga usaha-usaha yang ada di masyarakat dapat di akomodir serta di kembangkan oleh KDMP.
Ia juga menegaskan bahwa program ini harus di dukung sepenuhnya, TNI sebagai aparat pemerintah yang ditugaskan menjaga keamanan berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjadi gesekan di masyarakat terkait berdirinya KDMP ini. Jika ada oknum yang sengaja menghambat proses pembangunan Koperasi ini, pihaknya akan memproses secara hukum yang berlaku. *
Sumber: mediacenter.rohilkab.go.id