Pastikan Tak Bisnis Tambang di Papua, Luhut Persilakan Buka Data

Ruslan
1.072 view
Pastikan Tak Bisnis Tambang di Papua, Luhut Persilakan Buka Data
Foto: Net

DATARIAU.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan tak memiliki bisnis tambang di Papua. Dia bicara demikian menampik pernyataan Haris Azhar.

Haris menyampaikan itu dalam video berjudul "Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!" di kanal Youtube.

Dalam video itu juga turut menghadirkan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

"Saya tidak ada sama sekali bisnis di Papua, sama sekali tidak ada, apalagi itu dibilang pertambangan-pertambangan, itu kan berarti jamak, saya tidak ada," kata Luhut di Polda Metro Jaya, Senin (27/9).

Dalam percakapan di video yang diunggah ke Youtube disebutkan bahwa PT Tobacom Del Mandiri, anak usaha Toba Sejahtera Group terlibat dalam bisnis tambang di Intan Jaya, Papua.

Luhut disebut merupakan salah satu pemegang saham di Toba Sejahtera Group.

"Silakan aja buka saja di media sekarang, dari sekarang juga bisa buka di media kok, kan saya punya harta kekayaan ada di KPK itu, LHKPN itu," tutur Luhut.

Luhut kembali menyinggung bahwa kebebasan itu tak bersifat absolut dan mesti dilakukan secara bertanggung jawab. Dia menambahkan setiap orang memiliki hak asasi manusia (HAM), termasuk dirinya.

"Jadi jangan mengatakan hak asasi yang ngomong saja, hak asasi yang diomongin juga kan ada. Jadi saya juga tidak ingin anak cucu saya merasa bahwa saya sebagai orang tua, kakeknya membuat kecurangan di Papua yang saya tidak pernah lakukan," tutur Luhut.

Buntut dari tudingan ini, Haris dan Fatia dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama, fitnah, serta penyebaran berita bohong ke Polda Metro Jaya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)