BAGANBATU, datariau.com- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bagan Sinembah menghadiri Rapat Koordinasi dengan Upika Kecamatan tentang Kamtibmas, Zero Narkoba dan Penyakit Masyarakat serta Silahturahmi dengan Kapolsek yang baru dan Ka KUA yang baru, Kamis (16/4/2026) di Aula Kantor Camat Bagan Sinembah.
Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Bagan Sinembah, Drs Ahmad Athin dan di hadiri Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala STK SIK MH, Danramil 03/Bagan Sinembah Kapten Inf. Khairul Anwar, Ketua DPH LAMR Kecamatan Bagan Sinembah, Datuk Drs HM Yusuf MSi, serta unsur Forkopimka lainnya. Turut hadir pula para lurah dan penghulu, tokoh adat, tokoh masyarakat lintas etnis, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Ketua DPH LAMR Kecamatan Bagan Sinembah, Datuk Drs HM Yusuf MSi kepada datariau.com, Kamis (16/4/2026) megatankan, dalam rapat Koordinasi dengan Upika Kecamatan tentang Kamtibmas, Zero Narkoba dan Penyakit Masyarakat ia menyampaikan pendapat serta pandangan, bahwa untuk membasmi Narkoba harus ada Langkah konkrit di antara nya masuk nya narkoba dari luar.
"Seperti dari Pesisir, infonya seperti lewat Dumai, Sinoboy dan Penipahan atau dari wilayah lainya," sebut Datuk HM Yusuf.
Datuk HM Yusuf mengatakan, komitmen pihak kepolisian memberantas narkoba dengan serius dan cepat dapat di lakukan koordinasi Babhin Kamtibmas, Babinsa dengan Lurah dan penghulu menugaskan RT RT memantau, mengamati, memetakan, memastikan lokasi, rumah warga sebagai bandar, pengedar, pemakai untuk di laporkan kepada Polsek Bagan Sinembah.
"Karna ditingkat RT pasti tau apakah ada kegiatan pengguna narkoba atau tidak dan kami dari LAMR Kecamatan Bagan Sinembah siap membantu bagaimana peredaran narkoba tidak ada lagi di Kacamatan Bagan Sinembah ( zero narkoba )," tegas Ketua LAMR.
Selain itu, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bagan Sinembah juga meminta kepada pihak Polsek Bagan Sinembah melakukan razia tempat hiburan yang ada di Kecamatan Bagan Sinembah.
"Salah satunya perlu di tinjau serta evaluasi tempat hiburan di H2 O dan D'tone, cek apa kegiatan nya," pinta Ketua LAMR.
Hal ini meningat Kapolsek Bagan Sinembah mengharapkan dukungan dari tokoh masyarakat ( tokoh adat , Melayu , suku Batak dan tokoh lain nya, termasuk lurah dan penghulu se Kec Bagan Sinembah, pihak Polsek komit menjadikan Kecamatan Bagan Sinembah kondusif dan terkait narkoba akan di basmi sampai tuntas (zero narkoba).
"Kami atas nama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bagan Sinembah mendukung pihak Polsek melakukan pemberantasan peredaran Narkoba wilayah Kecamatan Bagan Sinembah. Saatnya menyelamatkan generasi muda kedepan," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Bagan Sinembah, AKP Gian Wiatma Jonimandala STK SIK MH menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian, khususnya terkait peredaran narkotika yang belakangan menjadi perhatian bersama.
“Kami mengharapkan adanya sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah kecamatan, serta seluruh tokoh masyarakat. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah gangguan kamtibmas, termasuk penyalahgunaan narkoba dan penyebaran informasi hoaks,” ujar AKP Gian.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Para peserta FGD juga diajak untuk bersama-sama mengawasi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, khususnya narkoba dan kenakalan remaja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah.(sul)