Kembali Alami Diplopia, Marc Marquez Absen Lima Bulan

Yessi Novriani
645 view
Kembali Alami Diplopia, Marc Marquez Absen Lima Bulan
Foto: Bola.net
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

DATARIAU.COM - Marc Marquez berpeluang absen cukup lama di MotoGP karena penyakit diplopia. Berkaca dari insiden serupa pada 2011, Marquez harus absen lima bulan.

Marquez dipastikan absen pada balapan MotoGP Valencia 2021 akhir pekan ini, setelah bermasalah dengan penglihatan. Ophthalmologist dr. Sanchez Dalmau yang memeriksa Marquez menyatakan The Baby Alien mengalami lumpuh saraf keempat mata kanan karena diplopia.

Ini bukan kali pertama Marquez menderita penyakit tersebut. Pada 2011, juara dunia MotoGP enam kali itu juga menderita diplopia dan terpaksa absen cukup panjang.

Marquez mengalami kecelakaan saat menjalani latihan bebas pertama Moto2 Malaysia 2011, Oktober 2011. Pembalap Repsol Honda itu dinyatakan tidak fit untuk balapan di Sirkuit Sepang karena masalah penglihatan mata.

Kecelakaan tersebut membuat Marquez harus menjalani operasi. Alhasil pembalap 28 tahun itu harus absen lima bulan. Marquez pun kalah dari Stefan Bradl pada perebutan gelar juara dunia Moto2 2011.

Beruntungnya Marquez siap memulai musim 2012 tepat waktu setelah pemulihan lima bulan. Marquez mampu memulai musim 2012 dengan tampil di Moto2 Qatar pada 8 April 2012.

Masalah mata tampaknya tidak membuat Marquez kesulitan menjalani Moto2 2012. The Baby Alien sukses merebut gelar juara dunia Moto2 kemudian merebut gelar juara dunia Moto2 di musim keduanya dengan mengalahkan Pol Espargaro.

Satu dekade pun berlalu, masalah diplopia kembali dialami Marquez. Pembalap asal Spanyol itu dinyatakan mengalami kelumpuhan saraf keempat di mata kanan hingga harus absen di MotoGP Valencia 2021.

Hingga kini pihak Repsol Honda belum menentukan waktu pemulihan Marquez. Namun jika harus menjalani operasi dan kembali absen lima bulan, maka Marquez dipastikan absen di awal musim MotoGP 2021 yang dimulai dengan MotoGP Qatar (6 Maret) dan MotoGP Indonesia (20 Maret). (*)


Source: Cnnindonesia.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)