Kapolri Didesak Tangkap Menag Yaqut, GP Ansor Pasang Badan

Ruslan
1.085 view
Kapolri Didesak Tangkap Menag Yaqut, GP Ansor Pasang Badan
Rama-ramai kecam Menteri Agama Yaqut. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

GP Ansor Pasang Badan

Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Luqman Hakim meminta agar pernyataan Yaqut tak perlu dijadikan polemik.

"Saran saya, sejarah yang disampaikan Gus Yaqut tidak perlu menjadi polemik. Kami maklum kalau ada yang kaget," kata Luqman kepada CNNIndonesia.com, Senin (25/10).

Luqman menjelaskan bahwa tidak ada yang salah dari pernyataan Yaqut mengenai peran NU dalam pembentukan NKRI dan Kementerian Agama. Ia mempersilakan masyarakat untuk mempelajari pelbagai peristiwa menjelang Proklamasi 17 Agustus 1945, terutama dalam rentang waktu Januari-Agustus 1945.

"Cari dan pelajari sumber-sumber sejarah yang lengkap dan obyektif, jangan hanya dari sumber sejarah yang telah dimanipulasi," kata dia.

Luqman berpandangan bahwa selama ini telah terjadi manipulasi besar-besaran atas dokumen-dokumen sejarah. Salah satunya yakni menghilangkan peran pihak tertentu dalam sejarah Indonesia. Termasuk peran besar NU di dalamnya.

"Maka, ketika kami ungkapkan sejarah yang obyektif berdasarkan fakta, pasti ada pihak-pihak yang terkaget-kaget dan tidak suka," kata dia.

Di sisi lain, Luqman turut memuji Yaqut selama menjabat sebagai Menteri berhasil memposisikan Kemenag sebagai Kementerian bagi semua agama. Ia menilai langkah itu tak lepas dari watak asli NU selalu menghormati perbedaan dan melindungi minoritas.

"Karena itu, tidak pernah ada perlakuan sewenang-wenang yang dilakukan NU terhadap kelompok-kelompok lain di negeri ini. Terang benderang fakta NU selalu menghormati perbedaan dan terang pula fakta pihak mana yang selalu bertindak diskriminatif kepada sesama anak bangsa atas nama agama," ucap dia. (*)

Source: cnnindonesia.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)