JAKARTA, datariau.com - Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi menghadiri sosialisasi bertema 'Membangun Kemitraan Pemerintah Daerah dan Kampus melalui Program Dana Hibah Kedaireka 1-2 Triliuntahun 2023'.
Giat tersebut, turut di hadiri Kadis Kesehatan Kabupaten Siak, Tony Candra, Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mahadar dan Kepala Bappeda Wan Yunus.
Acara tersebut, tindaklanjut nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia kerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Program ini merupakan program unggulan Apkasi dalam upaya mendorong dan meningkatkan sinergi serta inovasi cipta reka daerah dengan Perguruan Tinggi di Indonesia, guna memperluas jangkauan kebermanfaatan pada masyarakat.

?Kedaireka ini merupakan platform program kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya meningkatkan kemandirian daerah dalam hal reka cipta dengan menghasilkan inovasi yang bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan masyarakat, di daerah,? ujar Bupati Siak Alfedri usai acara di Auditorium Gedung D, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek dan Teknologi Kemendikbud Jalan Jenderal Sudirman Kav 86 Jakarta Pusat, Senin (30/5/2022).
Kegitan ini di ikuti 26 kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Apkasi khusus acara ini bagi pengurus Apkasi. Ada lima tema terkait Program Kedaireka, yaitu ekonomi digital, kemandirian kesehatan, ekonomi hijau, pemulihan ekonomi dan pariwisata, serta ekonomi biru. Melalui lima tema, bisa diidentifikasi area yang dapat digunakan untuk kolaborasi dengan perguruan tinggi. Sementara untuk program kolaborasi dengan Apkasi, Kedaireka akan berfokus pada penekanan angka stunting.
?Kita diberikan kesempatan untuk mengusulkan proposal kegiatan, tentu kita bersyukur mendapatkan kesempatan ini, dukungan dana dari Apkasi. Sesuai dengan tema di atas untuk bidang kesehatan kita mengusulkan dashboard mengatasi masalah stunting, ekonomi hijau, aplikasi dalam mendukung pemasaran produk UMKM, peningkatan SDM para guru, masyarakat melalui kerjasama dengan perguruan tinggi, inilah yang akan kita usulkan untuk mendapatkan bantuan anggaran dari Apkasi Anggara tahun 2023. Kita bisa di undang kesini karena saya masuk sebagai pengurus Apkasi, kalau anggotanya ratusan kabupaten," jelas Bupati Siak sekaligus Pengurus Apkasi Bidang ESDM itu.
Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi merupakan Pengurus Apkasi itu mengatakan, Dana Hibah Kedaireka 1 sampai 2 Triliun yang di anggarakan untuk tahun 2023 difokuskan pada empat bidang.
?Dana ini pada perinsipnya 50-50, misalnya kita buat pelatihan peningkatan SDM dari kita 50 dan dibantu dari proposal 50. Kerjasama dengan Perguruan Tinggi hadir dengan kampus merdeka, yang tidak hanya belajar di dalam kelas, melainkan juga membangun desa, meningkatkan literasi, meningkatkan hasil perkebunan, sampai membangun desa wisata. Mahasiswa belajar dengan masyarakat,? pungkasnya.(rls/man)