Hindari Lubang Jalan, Pengendara Motor di Perawang Tewas Terlindas Truk Trailer

Hermansyah
636 view
Hindari Lubang Jalan, Pengendara Motor di Perawang Tewas Terlindas Truk Trailer
Lubang jalan/ist.

SIAK, datariau.com - Korban AN (54), merupakan salah satu korban laka lantas akibat jalanan berlubang. Selain jalanan, tentu terdapat faktor lain penyebab terjadinya peristiwa na'as ini.

Sebelumnya, juga telah dilakukan sosialisasi maupun patroli (penindakan) terhadap kendaraan besar, seperti truk, tronton, fuso maupun kendaraan lain agar tidak melintasi jalur padat (kota Perawang).

Dengan kejadian ini, tentu menjadi pertanyaan besar bagi sebagian masyarakat maupun pengguna jalan raya. Kenapa masih terdapat kendaraan besar (truk trailer) yang melintasi jalan Sultan Syarif Kasim.

Diketahui korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat BM 6371 SAF terlindas truk trailer B 9756 TEJ, diduga menghindari lubang jalan di lokasi kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun ditempat kejadian peristiwa, usai korban terlindas diduga sopir dan kernet melarikan diri.

"Sopir dan kernet melarikan diri usai korban terlindas roda belakang dengan kondisi mengenaskan," kata salah seorang warga di lokasi kejadian.

Tak berselang lama, atas informasi tersebut, Unit Lantas Polsek Tualang pun menuju ke lokasi kejadian, di jalan Sultan Syarif Kasim (Maredan) Perawang Barat, Tualang, Siak, Riau.

"Korban saat ini, berada di RSUD Tualang dengan kondisi telah meninggal dunia, dari identitas korban diketahui warga Kelurahan Perawang," sebut warga lagi.

Sementara itu, truk trailer di lokasi tersebut, diketahui diduga milik PT BSA Logistics Indonesia.

"Bukan melindas tapi terlindas, infonya karena korban menghindari lubang, kondisi kendaraan sama-sama berjalan," kata perwakilan salah satu perusahaan.

"Ini keterangan beberapa saksi mata di lokasi. Sepeda motor menghindari lubang dan terpental lalu terlindas bagian roda belakang mobil," pungkasnya melalui pesan singkat WhatsApp kepada media ini.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)