Hewan Ternak Merusak Tanaman, Warga Lapor ke Datuk Penghulu Pondok Keresek Rohil

datariau.com
1.589 view
Hewan Ternak Merusak Tanaman, Warga Lapor ke Datuk Penghulu Pondok Keresek Rohil
Foto: Abdul Rasid
Datuk Penghulu Pondok Keresek Tanjung Medan Rohil Sangkot Siregar, didampingi Ketua BPKep Budi Sirait saat menampung aspirasi salah seorang warga terkait hewan ternak.

ROHIL, datariau.com - Didampingi Ketua BPKep Kepenghuluan Pondok Keresek, Tanjung Medan, Rohil, Budi Sirait, Datuk Penghulu Pondok Keresek terima tamu salah seorang warga Dusun 01 Pondok Keresek bernama Bulolo, mengaku resah diakibatkan hewan ternak sapi yang berkeliaran.

Warga menjelaskan bahwa hewan ternak milik seorang warga itu sangat meresahkan karena dibiarkan berkeliaran, bahkan sampai masuk ke pekarangan rumah warga, tidak hanya merusak tanaman, bahkan juga meninggalkan kotoran.

"Bukan hanya sekedar tanaman maupun tumbuh-tumbuhan, bahkan brondolan sawit yang terletak di belakang rumah juga tidak lepas dari santapan para hewan ternak sapi itu. Oleh sebab itu, kami meminta sangat kepada pihak pemerintah, kepada si pemilik ternak kiranya diberitahukan agar benar-benar dijaga jangan sampai merugikan pihak lain," pinta Bulolo kepada Datuk Penghulu dan Ketua BPKep, dalam pertemuan, Sabtu (8/3/2025).

Ia mengatakan bahwa kepada warga yang sudah merasa dirugikan agar sama-sama meminta ganti rugi kepada pemilik sapi tersebut, sehingga akan memberikan dampak efek jera kepada para pemilik sapi agar tidak melepasliarkan hewan hingga mengganggu warga lain.

Menyikapi hal tersebut, Sangkot Siregar selaku Pj Penghulu Pondok Keresek merespon dan sesegera mungkin untuk mengundang para perangkat kepenghuluan mulai Kepala Dusun, Ketua RT dan RW.

"Dalam waktu dekat saya akan mengadakan rapat terbuka bersama dengan seluruh para perangkat kepenghuluan, mitra, lembaga dan Bhabinkamtibmas juga Babinsa, guna menindaklanjuti apa yang selama ini menjadi keluhan warga Pondok Keresek," terangnya.

Sangkot juga mengingatkan kepada seluruh warga agar hewan ternak dikontrol demi menjaga agar tidak mengganggu orang lain, serta mempererat hubungan silaturahmi jangan sampai terputus disebabkan hewan ternak berkeliaran.

"Hal yang dipandang sepele namun bisa juga berakibat fatal bagi warga itu sendiri nantinya," pesanya. (ras)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)