Gerak Cepat Polres Siak Tangkap Oknum Tour Guide Diduga Cabuli Siswi MTs di Dalam Bus

datariau.com
3.696 view
Gerak Cepat Polres Siak Tangkap Oknum Tour Guide Diduga Cabuli Siswi MTs di Dalam Bus

SIAK, datariau.com - Satreskrim Polres Siak menerima laporan polisi tanggal 23 november 2022 tentang dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak dalam perjalanan kembali dari Bukittinggi Sumbar menuju Kabupaten Siak.

Korban menjelaskan kronologis kejadian terjadi pada 7 November 2022 sekira pukul 05.00 WIB di perjalanan dari Bukittinggi menuju kembali ke Siak tepatnya di Kecamatan Tualang.

"Perbuatan cabul yang dialami oleh korban merupakan perbuatan yang melanggar norma kesusilaan dan atau kesopanan, atau perbuatan yang termasuk dalam nafsu birahi kelamin, seperti meraba anggota kemaluan, dan meraba buah dada," kata Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja SIK melalui PS Kasat Reskrim Polres Siak IPTU Tony Prawira STrK SIK saat dikonfirmasi, Rabu (30/11/2022).

Kejadian tersebut bermula dari laporan keluarga korban ke Polres Siak. “Dari laporan yang didapat kami langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan termasuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan ditanganin oleh Sat Reskrim Polres Siak khususnya unit PPA,” ucap Iptu Tony.

Lanjut IPTU Tony Prawira STrK SIK menjelaskan, dari hasil penyelidikan dan penyidikan pada Selasa 29 November 2022 sekira pukul 17.30 hasil gelar menetapkan ZH (39) sebagai tersangka dalam tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak.

"Untuk saat ini tersangka sudah ditahan dan diamankan di Rutan Polres Siak dan untuk membantu pemulihan psikologis korban Polwan Unit PPA melakukan Trauma Healing dengan mendatangi rumah korban agar korban kembali beraktivitas seperti semula," pugnkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum tour guide diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswi MTs kelas 3 di Siak.

Keluarga korban menceritakan dugaan aksi tercela oknum itu yang dilakukan bermula dari berangkatnya para siswa-siswi sekolah itu dalam kegiatan studi tour ke Bukittinggi Sumatera Barat (Sumbar).

Oknum tersebut merupakan tour guide sekaligus pemilik bus carteran yang akan digunakan pergi ke Sumbar. Mereka menyewa 2 unit bus dan memberangkatkan peserta kurang lebih 80 orang.

Keluarga korban dilansir dari cakaplah, yang tak mau disebutkan identitasnya juga menceritakan bahwa dugaan kelakuan nakal oknum itu bermula saat rombongan sudah tiba di Bukittinggi pada siang hari kegiatan di sana. Oknum tersebut diduga mulai melakukan pendekatan intens dan terus 'nempel' ke korban.

Akibat aksinya, korban mulai merasa risih. Hingga malam harinya sekitar pukul 23.00 wib saat berada di dalam bus aksi tercela dugaan cabul itu dilakukan oknum tersebut hingga pukul 04.00 wib Subuh.

Saat itu korban tengah duduk berdua dengan temannya. Tiba-tiba sang oknum datang duduk menyempil di sela-sela bangku bus yang notabene hanya untuk dua orang.

Masih menurut cerita keluarga korban, oknum itu awalnya mengaku numpang duduk karena sudah tak ada lagi bangku kosong.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)