Duh, Gawat Nih! Jenderal Polisi Hingga Gubernur Pun Diteror Pinjol

Ruslan
1.588 view
Duh, Gawat Nih! Jenderal Polisi Hingga Gubernur Pun Diteror Pinjol
Foto: Net
Brigjen Krishna Murti (kiri) dan Wagub Lampung Chusnunia Chalim (kanan). 

DATARIAU.COM - Kelakuan Pinjaman Online (Pinjol) ilegal, kini makin meresahkan masyarakat.

Mereka menysar siapa saja yang terkait dengan nasabah mereka yang berhutuang.

Dari keluarga, teman, kerbat, atau siapa saja mereka teror, kalau ada kaitannya dengan pemilik hutang.

Bukan masyarakat biasa, orang yang merupakan pimpinan suatu lembaga atau petinggi di sebuah instansi juga menjadi sasaran mereka.

Di antara yang menjadi korban teror Pinjol ilegal itu yakni seorang Jenderal Polisi.

Ya, Krishna Murti, pria yang dijuluki polisi ganteng usai aksinya saat insiden Bom Sarinah Thamrin 14 Januari 2016 lalu?

Kini Krishna Murti mendapat teror dari debt collector, yang berasal dari pebisnis Pinjaman Online.

Tak tanggung-tanggung, bukan hanya Krishna Murti, ternyata Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik) pun mengalami hal yang sama.

Wajah Krishna Murti menghiasi pemberitaan media massa lokal dan nasional, terutama saat memegang pistol yang diarahkan kepada para teroris.

Saat itu, Krishna Murti yang masih berpangkat Komisaris Besar (Kombes) menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Lima tahun berlalu, kini Krishna Murti telah naik jabatan dan sudah menjadi Jenderal.

Perwira tinggi ini pertama kali menjadi sorotan kala memperlihatkan aksi tembak menembak di Bom Sarinah Januari tahun 2016 lalu.

Saat kejadian, Krishna Murti merupakan perwira yang terdepan saat baku tembak dengan pelaku teroris di Thamrin.

Sejak saat itu, lelaki berusia 45 tahun ini sontak jadi idola kaum hawa lantaran aksi heroiknya memimpin penyergapan teroris bom Sarinah.

Gaya Krishna Murti kala itu mengenakan kacamata hitam, rompi anti peluru, berkemeja hitam, dan celana warna 'khaki'.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)