Bupati Kampar Sampaikan Rancangan Perubahan KUA PPAS APBD 2021

Admin
137 view
Bupati Kampar Sampaikan Rancangan Perubahan KUA PPAS APBD 2021

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH sampaikan Rancangan Perubahan KUA PPAS APBD Kabupaten Kampar tahun anggaran 2021 pada Sidang Paripurna di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Kampar, Selasa (14/9/2021).

Bupati Kampar menegaskan dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah telah menetapkan kebijakan diantaranya mengoptimalkan PAD dari pajak daerah dan retribusi daerah dengan tetap berpihak kepada kebijakan dengan meminimalkan beban masyarakat, tidak menghambat investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah termasuk mengoptimalkan pendapatan dari hasil pengelolan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Seterusnya memaksimalkan perolehan dana transfer Pemerintah Pusat dengan kebijakan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten daerah penghasil migas dan sumber daya alam lainya bersama Pemerintah Provinsi Riau dengan Kementerian terkait, intensifikasi pajak bumi dan bangunan serta pajak penghasilan.

Upaya lain adalah dengan selalu mengupdate data terbaru tentang jumlah penduduk tahun terakhir, jumlah masyarakat miskin dan jumlah PNS. Mengoptimalkan dana bagi hasil pajak dari provinsi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau.

Sebelumnya Bupati menyampaikan bahwa Pendapatan Daerah pada rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS APBD Tahun Anggaran 2021 adalah sebenar Rp 2,581 Triliun lebih.

Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 345,457 miliar yang terdiri dari pajak daerah sebesar Rp 120,613 miliar, Retribusi Daerah sebesar Rp 12,032 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 27,946 miliar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 86,865 miliar.

Bupati Kampar juga memaparkan bahwa pendapatan transfer sebesar Rp 2,161 triliun lebih, yang terdiri dari Pendapatan transfer Pemerintah Pusat sebesar Rp 1,986 triliun lebih dan pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp 174,899 miliar.