Banjir di Rokan Hulu, 2.644 Rumah Terendam Air

datariau.com
1.393 view
Banjir di Rokan Hulu, 2.644 Rumah Terendam Air
Foto: Deddy
Kondisi banjir di Kabupaten Rokan Hulu.

ROKAN HULU, datariau.com - Sebanyak 2.644 rumah di Kabupaten Kabupaten Rokan Hulu, Riau, terendam banjir 50 hingga 250 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Rohul Zuljandri Rossa mencatat ada 6 kecamatan dan puluhan desa yang mengalami dampak banjir.

Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Rambah, Kecamatan Rokan IV Koto, Kecamatan Tambusai, Kecamatan Rambah Hilir, Kecamatan Bonai Darussalam dan Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.

"Untuk keadaan banjir di Kecamatan Rambah sudah berlangsung selama dua hari. Kalau total yang terendam itu ada 6 kecamatan," ungkap Zuljandri Rossa di lokasi banjir yang ada di Kelurahan Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (27/12/2023).

Sejauh ini, pihak BPBD beserta TNI Polri berupaya dalam melakukan langkah evakuasi bagi warga yang terdampak banjir.

“Kami juga sudah menyiapkan tim evakuasi yang bekerja sama dengan TNI dan Polri. Jika nanti ada warga yang ingin dievakuasi. Kami juga telah mendirikan tenda pengungsian untuk warga,” terangnya.

“Selain itu, nanti kami akan membuka dapur umum untuk di beberapa tiitik,” tambahnya.

Dia berharap, kedepan banjir itu cepat surut. “Kita berdoa mudah-mudahan bencana ini akan cepat berlalu. Kami juga mengharapkan partisipasi kepada semua pihak karena bencana ini tangung jawab bersama,” sebutnya.

Zuljandri Rossa menjelaskan, hingga sampai saat ini warga yang mengungsi belum ada. “Untuk sementara laporan kita secara data belum ada warga yang mengungsi, tetapi dilapangan ada warga yang mengungsi secara mandiri. Artinya warga mengungsi ke rumah kerabat yang ada di desa itu,” tutupnya.

Sementara itu, Babinsa Koranil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Kopda Kurni Suhadi menghimbau warga agar tetap waspada.

"Saya menghimbau warga agar tetap waspada. Bagi warga yang memiliki anak, agar menjaga anak-anaknya agar tidak bermain di lokasi banjir," tutupnya. (ded)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)