Polisi sendiri tak berhenti hanya mengamankan MDS. Dijelaskan Jun, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pihak penjual. Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan.
"Nanti akan dilidik asal usul barang itu, dan juga saksi kurir tadi kurir Si Cepat itu sudah diperiksa," terangnya.
Di hadapan polisi, MDS sendiri menyampaikan beberapa kalimat penyesalan. Dia merasa malu kepada keluarganya, kepada kepolisian atas ulahnya yang viral di media sosial.
"Sangat menyesal dan malu sekali. Saya malu sekali dengan keluarga, dengan kepolisian dan sangat menyesal sekali dan tidak akan mengulanginya lagi," tutur MDS.
Disampaikan dia, apa yang dilakukan terhadap korban hanyalah untuk menakut-nakuti agar uang yang telah dibayarkannya segera dikembalikan. Apalagi, kata MDS, dia sudah habis kesabaran karena telah tertipu sebanyak 2 kali saat berbelanja online.
"Tidak ada niat untuk menganiaya atau melukai orang. Demi allah, hanya untuk menakuti agar uang saya dikembalikan. Karena barang yang saya pesan itu benar-benar kosong. Enggak ada barang sama sekali. Sudah boleh dibilang saya sudah ratusan kali belanja online, dan udah pernah dua kali ketipu," tandasnya.