Tingkatkan Kualitas UMKM Melalui Kemasan Oleh Dinas Koperasi Kabupaten Siak

Hermansyah
722 view
Tingkatkan Kualitas UMKM Melalui Kemasan Oleh Dinas Koperasi Kabupaten Siak
Pelaku usaha (UMKM) Kabupaten Siak pelatihan peningkatan kualitas UMKM di Grand Hotel Mempura.

SIAK, datariau.com - Selain enak rasanya, produk makanan meski harus memiliki kemasan yang sedikit menarik. Sebab, pertama kali yang dilihat oleh konsumen itu adalah kemasan, melainkan bukan cita rasanya.

Menurut Mohammad Firsan, pelaku UMKM harus jeli dalam mengemas produk usahanya sebagai penarik minat konsumen. Pelaku usaha harus memperhatikan produk dan kemasan, jika tidak ingin kalah bersaing dengan pemain (produk) lain.

"Produk makanan dan minuman yang kita olah membutuhkan kemasan yang menarik, agar produk tetap aman dan tetap higienis," kata Firsan sebagai narasumber pelatihan peningkatan kualitas UMKM  yang ditaja oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak. 

Sebagai pemilik Rumah Kemasan Bandung (RKB) Firsan menjelaskan bagaimana peserta mengetahui unsur dalam kemasan, sehingga dapat mempermudah para pelaku usaha dapat memilih kemasan yang bisa menyimpan suatu produk agar lebih tahan lama. 

"Jadi didalam kemasan itu harus ada merk dagang, tanggal kadaluarsa, BPOM, label halal dan lain-lainnya," jelas dia pada pelaksanaan pelatihan peningkatan kualitas UMKM yang dilaksanakan di Aula Grand Hotel Mempura beberapa waktu yang lalu. 

Selain itu, lanjut dia, kemasan berfungsi sebagai identifikasi produk menjadi lebih efektif, sehingga mencegah pertukaran produk pesaing lain. 

Kemudian sebagai perusahaan agar dapat membedakan produknya. Serta melindungi produk dalam perjalan dari produsen ke konsumen dan  sebagai cara untuk dapat meningkatkan laba perusahaan. 

Dikesempatan yang sama pelaku UMKM se-Kabupaten Siak yang diberikan materi mengenai jenis kemasan, juga diberikan materi mengenai alat yang dapat digunakan untuk membuat kemasan atau pengemasan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Wan Fajri Auli menyampaikan bahwa pelatihan ini untuk meningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku UKM, agar mampu mengembangkan usahanya.

"Ada beberapa alasan penting dalam bimbingan teknis ini, seperti bagaimana membuat merk usaha, mengemas produk yang higienis dan bagaimana mendesain kemasan agar menarik," kata dia.

Selain itu, lanjut Fajri Auli, pelaku usaha mikro diberikan pemahaman tentang izin P-IRT, halal dan barcode. Kemudian tentang strategi pemasaran produk UMKM, serta bagaimana meningkatkan kelas usahanya dari mikro ke kecil dan yang kecil naik kelas ke menengah.

"Melalui kegiatan pelatihan ini, saya berharap para peserta, selain dapat mengemas produk dengan baik, mereka memiliki bekal pengetahuan dan pemahaman untuk dapat meningkatkan produk dengan cara membenahi manajemen usahanya," sebutnya.

Salah seorang peserta bernama Winda pada kesempatan itu mengatakan, dengan pelatihan yang diberikan cukup bagus dan menarik. Sehingga para pelaku usaha bersemangat dapat mengemas produk agar menjadi kemasan yang menarik.  

"Alhamdulillah, kami sangat senang mengikuti pelatihan ini. Jadi, tambah semangat untuk mengemas produk agar lebih menarik," ungkap pemilik usaha Dapur Rayyan tersebut.

Dengan harapan semoga di Siak ada satu wadah untuk dapat meletakkan hasil karya UMKM. Sebab, kata dia, sebagai daerah tujuan wisata tentunya banyak pengunjung.

"Nah, jika ada satu tempat untuk memamerkan hasil karya UMKM, mungkin dapat lebih memacu kita untuk menciptakan produk yang berkualitas," harapnya. 

Pelatihan Peningkatan Kualitas UMKM se-Kabupaten Siak ini dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, sejak tanggal 26-27 September 2019 lalu, yang di ikuti sebanyak 50 orang peserta yang masing masing perwakilan UMKM kecamatan se-Kabupaten Siak.(rls)

Editor
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)