Tim PBA UIR Edukasi Masyarakat Baca Kitab Kuning

Abdul Kadir
1.518 view
Tim PBA UIR Edukasi Masyarakat Baca Kitab Kuning
(Foto: Abdul Kadir)
Tim Pengabdian Masyarakat PBA FAI UIR bersama Keluarga Besar Pondok Pesantren As Salam Naga Beralih Air Tiris Kampar

Kampar, datariau.com - Di era modern ini membaca kitab kuning mengalami kendala dan hambatan bagi penuntut ilmu terutama siswa pondok pesantren bahkan mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab. 

Hal itu disampaikan Dr. H. Saproni, M. Ed Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau (UIR) kepada datariau.com Senin (19/8/2019).

"Permasalahan membaca kitab kuning adalah permasalahan utama bagi siapa saja yang mempelajari bahasa Arab," papar Saproni.

Menurut dosen lulusan Sudan itu, wawasan kitab kuning sangat diperlukan oleh siapapun yang ingin keterampilan membacanya baik dan benar.

"Inilah yang menjadi perhatian dosen-dosen Pendidikan Bahasa Arab UIR agar dapat memberi kontribusi kepada generasi Islam di era teknologi canggih kini," sebutnya. 

Ustadz Al Fitri, Lc., M.Pd Ketua Pengabdian masyarakat PBA UIR mengatakan, kegiatan pengabdian dilaksanakan di Ponpes As Salam Naga Beralih Air Tiris, Kampar.

"Dengan antusiasme santri Ponpes As Salam Naga Beralih yang hadir memberi sambutan yang positif dan ini menjadi motivasi sangat kuat untuk melakukan pengabdian masyarakat sebagaimana yang telah dilakukan para dosen PBA UIR," ungkapnya.

Tim pengabdian yang beranggotakan Ustadz Harif Supriadi, M.A. dan Ustadz Ismail Akzam, M.A telah menyusun berbagai strategi dalam mengajarkan masyarakat untuk membaca kitab kuning.

"Hambatan-hambatan membaca kitab kuning itu berkaitan dengan istilah-istilah yang terdapat di dalam kitab kuning tersebut. Istilah-istilah itu tidak dipahami oleh pembelajar bahasa Arab di masa kini. Sehingga mengakibatkan kesalahan dan kekeliruan di dalam memahami teks-teks kitab kuning," jelas Ustadz Al Fitri.

Menurut Dosen Prodi Bahasa Arab itu, kemampuan memahami teks-teks kitab kuning harus diasah dan dilatih agar tidak salah dalam menyingkap kandungan kitab kuning.

"Atas dasar itulah Tim Pengabdian Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Riau hadir untuk memberikan solusi terhadap hambatan dalam peningkatan kemampuan membaca kitab kuning tersebut," pungkasnya.

Tim pengabdian masyarakat PBA FAI UIR sangat berterima kasih pada pihak Ponpes As Salam Naga Beralih Air Tiris Kampar atas sambutan yang diberikan. 

"Semoga kerjasama ini dapat dilakukan di masa yang akan datang. Terima kasih," tutupnya. (Abd)

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)