Selagi Sopan dan Tanpa Hujatan

LAM Riau Izinkan Deklarasi #2019gantipresiden

Admin
3.196 view
LAM Riau Izinkan Deklarasi #2019gantipresiden
Riauterkini.com

PEKANBARU, datariau.com - Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Datuk Syahril Abu Bakar, menilai aksi Deklarasi #2019gantipresiden, yang digelar Ahad 26 Agustus mendatang tidak ada yang melanggar undang-undang.

Kegiatan tersebut, bagian dari aspirasi masyarakat yang sama-sama harus dihargai oleh pihak manapun. Meski begitu, Datuk Syahril berharap, hendaknya dilakukan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku, tanpa ada hujatan atau pun sikap yang dapat memecah rasa persatuan.

"Kegiatan ini sudah kita kaji, dan tak satu pun melanggar undang-undang. Tapi, sampaikan aspirasi dengan sopan dan santun," kata Datuk Syahril, di Gedung LAM Riau Jalan Diponegoro, Jumat (24/8/2018).

Pentingnya menyampaikan aspirasi secara sopan, karena demi menjunjung nilai-nilai adat istiadat keramahan yang ada di Bumi Lancang Kuning ini. Karena itu, jika sampai ada pernyataan menghujat kepada Jokowi selaku Presiden RI, juga sama saja menjatuhkan harkat martabat Indonesia.

Karena tidak bisa dipungkiri, Jokowi sebagai orang yang berkuasa di Indonesia saat ini merupakan simbol negara. "Silahkan sampaikan aspirasi, sepanjang itu tidak menjatuhkan martabat pemimpin negara yang harus kita jaga harkat dan martabatnya. Jangan ada mendiskriminasi, mencela dan menghina," ujar Datuk Syahril.

Meski begitu, terkait adanya pro kontra terkait rencana aksi deklarasi #2019gantipresiden tersebut, hal biasa. Namun, jangan sampai terjadi perpecahan. Semuanya harus bisa menahan diri. Jangan sampai terjebak dengan kondisi politik terkini ke dalam perpecahan.

Sebagaimana diketahui, aksi Deklarasi #2019gantipresiden akan digelar pada 26 Agustus 2018 mendatang di Tugu Pahlawan, jalan Diponegoro, Pekanbaru. Berbagai elemen masyarakat sudah memberikan dukungan atas aksi tersebut, meski ada juga yang kontra.

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com