Kondisi Terkini Jalan Padang-Pekanbaru yang Putus Karena Longsor

datariau.com
17.485 view
Kondisi Terkini Jalan Padang-Pekanbaru yang Putus Karena Longsor
Foto: tribunnews.com
Ilustrasi longsor. Foto tak terkait berita Jalan Padang - Pekanbaru putus akibat longsor setelah hujan deras terjadi Sabtu (23/11/2019) malam.
DATARIAU.COM - Inilah kabar terbaru Jalan Padang - Pekanbaru Putus akibat longsor setelah terjadi hujan deras, Sabtu (23/11/2019) malam.

Longsor yang menyebabkan Jalan Padang - Pekanbaru Putus terjadi di bawah Bandrek House sebelum Koto Alam Kabupaten 50 Kota.

Longsor terjadi akibat hujan deras di Jalan lintas Payakumbuh - Pekanbaru, mengakibatkan kemacetan panjang.

Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melewati jalur akibat bencana alam tanah longsor.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar menjelaskan bahwa tanah longsor yang terjadi sedang berlangsung, hingga mengalani kemacaten akibat longsor.

"Untuk rumah warga hingga saat ini tidak ada yang terkena lobgsor," ujarnya, Sabtu (23/11/2019).

Ia juga menjelaskan bahwa akibat bencana longsor tersebut, dibutuhkan alat berat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lima Puluh Kota, Rahmadinol mengatakan saat ini masih mengalami kemacetan parah.

"Saat ini tinggal menunggu alat berat saja lagi," katanya.

Dijelaskannya bahwa saat ini alat berat sedang menuju lokasi longsor.

Sebelumnya hujan lebat yang terjadi di Kabupaten 50 Kota, Sabtu (23/11/2019) menyebabkan jalan longsor hingga putusnya akses jalan lintas Payakumbuh - Pekanbaru.

Jalan tertutup material longsor sehingga kendaraan dari Pekanbaru tidak bergerak menuju Payakumbuh dan sebaliknya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur membenarkan kejadian tersebut.

Longsor yang terjadi akibat hujan deras Sabtu (23/11/2019)  malam ini menyebabkan macet sepanjang 6 kilometer.

"Akibat hujan deras, terjadi longsor. Longsor tersebut mengakibatkan macet sepanjang 6 kilometer," katanya, Sabtu (23/14/2019).

Dikatakan Rumainur lokasi longsor terjadi di bawah Bandrex House sebelum Koto Alam.

"Malam ini kejadiannya sedang berlangusng. Saat ini prakiraan macet yang terjadi diperkirakan sepanjang 6 kilometer," tutupnya.

Disebutkan Rumainur, informasi yang diterimanya saat ini di lokasi sangat membutuhkan alat berat.

Sementara itu BMKG menuturkan sebagian besar wilayah Sumatera Barat berpotensi terjadi hujan lebat menjelang akhir November.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha mengatakan, potensi hujan lebat terutama di wilayah-wilayah Pasaman Barat, Agam, Pasaman, Padangpariaman, Pariaman, Padang, Padangpanjang, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Solok, Pesisir Selatan, Solok, Sawahlunto, dan sekitarnya.

"Dalam dua hingga tiga hari ke depan diprediksi hujan intensitas sedang masih terjadi di wilayah Sumbar, yang dapat diikuti dengan fenomena petir dan angin kencang," kata Yudha Nugraha saat dihubungi TribunPadang.com, Sabtu (23/11/2019).

Mengingat November merupakan puncak curah hujan tahunan, tuturnya, masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca yang cepat apabila hujan lebat terjadi dalam durasi yang lama.

Selain itu, masyarakat diminta menghindari objek-objek yang dirasa dapat rawan menimbulkan bencana.

"Hujan dapat diikuti fenomena lainnya seperti angin kencang dan petir. Untuk itu, kami harapkan masyarakat menghindari objek rawan menimbulkan bencana seperti baliho dan pohon lapuk," kata dia.

BMKG juga mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan terus mengikuti perkembangan cuaca, bisa melalui aplikasi android atau iOs info BMKG.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman memberikan informasi peringatan dini cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada, Sabtu (23/11/2019)

Peringatan dini cuaca ekstem dari BMKG berlaku mulai pukul 18.00 WIB dan diprakirakan akan berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.

Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang masih melanda sejumlah wilayah.

Wilayah yang terdampak di antaranya, wilayah Pagai Utara Kepulauan Mentawai. (*)
Sumber
: https://padang.tribunnews.com/2019/11/23/update-jalan-padang-pekanbaru-longsor-bpbd-50-kota-alat-berat-dalam-perjalanan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)