XIII KOTO KAMPAR, datariau.com - Banyak yang tidak percaya dan menjadi mitos selama ini bahwa buah kurma tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di Indonesia apalagi di Kampar. Akan tetapi semua itu sudah terjawab dan terbantahkan karena saat ini dengan dibukanya Kawasan Kurma Indonesia (KKI) Provinsi Riau khususnya di Desa Ramah Sungkai Kecamatan XIII Koto Kampar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Ir Zulia Dharma saat menghadiri Peresmian Kawasan Wisata KKR dan Panen Kurma beserta penanaman Kurma Indonesia Cabang Riau di Desa Ramah Sungkia Kecamatan IIIX Koto Kampar, Ahad (2/24/2019).
"Kalau tidak mencoba, kapan kita bisa memiliki. Hal inilah saat ini telah dicetus oleh Alumni STIE Bangkinang Syafrizal SE dengan membuka lebih kurang 500 hektar lahan Kawasan Kebun Kurma di Kampar, tepatnya di Desa Ranah Sungkai Kecamatan XIII Koto Kampar. Orang lain belum terpikir tetapi Kampar sudah buat Kebun Kurma," terang Zulia.
Dengan melihat langsung kawasan, tidak ada sedikit keraguannya dalam kegiatan ini apalagi bisa dijalankan dengan baik. "Ini adalah hal sangat positif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya Kampar yang ditunjang dengan potensi wisata dengan akses langsung dengan Danau Rusa," terangnya.
Selain untuk berinvestasi juga sangat bermanfaat untuk menyerap tenaga kerja yang sudah berjalan, apalagi KKI Riau ini menggunakan konsep syari'ah.
"Semoga apabila kita berbicara Kebun Kurma orang tidak fokus lagi ke Arab tetapi akan ingat langsung Kampar seperti halnya dengan bicara Apel kita ingat Malang," terangnya.

Sementara itu, Camat XIII Koto Kampar, Fajri, menyampaikan bahwa bersyukur suatu daerah khususnya Kampar bisa ada tanaman yang dikenal tidak bisa tumbuh di daerah, tetapi saat ini nyata adanya.
"Semoga dengan adanya perkebunan ini jelas yang utama akan meningkatkan ekonomi masyarakat dan mengurangi pengangguran," harap camat.

Direktur Utama Kawasan Kurma Indonesia Kampar Syafrizal SE dalam sambutannya menjelaskan, bahwa Kawasan Kurma Riau khususnya Kampar ini memiliki lahan seluas lebih kurang 500 hektar. Dari jumlah tersebut lahan yang sudah diolah dan ditanami sampai saat ini lebih kurang 194 hektar atau 3.579 kapling yang dimiliki oleh masyarakat, Indonesia, Singapore dan Malaysia, dengan usia tanam lebih kurang 1 tahun 4 bulan. (das)