Juventus Tekuk Genoa dengan Gol Penalti Ronaldo

datariau.com
807 view
Juventus Tekuk Genoa dengan Gol Penalti Ronaldo

DATARIAU.COM - Juventus kembali ke puncak Serie A 2019/20. Bertanding melawan Genoa pada Kamis (31/10/2019), Juventus menang 2-1.

Leonardo Bonucci (36') dan Cristiano Ronaldo (90+5') mempersembahkan gol bagi Si Nyonya Tua di Allianz Stadium. Genoa yang mesti bermain dengan sembilan pemain membalas lewat gol Christian Kouame pada menit 40.

Formasi 4-3-1-2 masih menjadi pilihan Maurizio Sarri pada laga pekan 10 Serie A 2019/20. Dalam skema itu, ia menugaskan Ronaldo dan Paulo Dybala sebagai dua ujung tombak.

Thiago Motta merespons dengan menggunakan pakem 4-2-3-1. Andrea Pinamonti berperan sebagai penyerang tunggal yang ditopang oleh Kouame, Kevin Agudelo, dan Goran Pandev.

Ionut Radu yang bersiaga mengawal gawang Genoa patut diberi kredit. Penyelamatannya di sepanjang babak pertama bertaji. Juventus tampil menyengat sebelum turun minum.

Mereka membukukan tujuh percobaan dengan empat di antaranya mengarah gawang. Radu memang sempat kecolongan gol Bonucci pada menit 36. Akan tetapi, sebelumnya ia berhasil mematahkan dua tembakan Dybala dan satu percobaan Ronaldo.

Empat menit berselang para suporter Genoa bisa bernapas sedikit lega. Alex Sandro melakukan eror yang memberi ruang luas bagi Kouame untuk mencetak gol balasan lewat tembakan yang diarahkan ke sudut gawang yang dikawal Gianluigi Buffon. Itu berarti, kedudukan jadi imbang 1-1.

Genoa adalah tim unik. Sebagai penghuni papan bawah, mereka cukup produktif. Mereka sudah mencetak 12 gol sebelum pertandingan ini. Posisi mereka ada di peringkat 17, satu setrip di atas zona degradasi.

Bandingkan dengan Juventus yang sebelum pertandingan ini jadi runner up sementara. Skuat asuhan Sarri membukukan 16 gol. Tidak beda jauh, bukan?

Produktivitas seperti itu masuk akal melihat pertandingan hari ini. Dua pemain second line mereka, Pandev dan Agudelo, masing-masing tiga dan dua kali kehilangan bola sebelum turun minum.

Kondisi ini sepintas mengkhawatirkan karena serangan Genoa didongkrak oleh para pemain di lini kedua. Namun, dengan jumlah kehilangan bola seperti itu pun, Genoa masih bisa membuat lima percobaan dengan tiga di antaranya tepat sasaran dan satu berbuah gol.

Petaka datang pada Genoa di awal babak kedua. Francesco Cassata diusir keluar karena mendapat kartu kuning untuk kedua kalinya. Mala buat Genoa belum berhenti. Mereka kembali kehilangan pemain lima menit berselang. Federico Marchetti juga diusir karena kartu merah.

Salah besar jika mengira Juventus bisa menyerang dengan leluasa atau berpesta. Juventus yang unggul penguasaan bola (54%) dan agresivitas serangan (18 percobaan berbanding 3) mengalami kebuntuan hingga menit 90.

Bayangkan, dari 18 percobaan itu ada 6 tembakan yang tepat sasaran. Tak ada yang menjadi gol, angkat topi untuk sang kiper.

Genoa juga agresif dalam melepaskan tekanan untuk merebut bola. Juventus memang unggul tekel sukses (13 berbanding 8), tetapi Genoa andal dalam sapuan (14 berbanding 7) dan intersep (6 berbanding 2).

Bangunan serangan Genoa juga menjanjikan. Agudelo punya peran krusial dalam menginisiasi serangan lewat aksi dribelnya.

Delapan dribel sukses alias yang terbanyak di laga ini menjadi bukti. Masalahnya, serangan-serangan itu acap tidak sampai ke garda terdepan sehingga Genoa hanya bisa membuat tiga percobaan di waktu normal babak kedua.

Di tengah kebuntuan, Juventus malah kehilangan satu pemainnya. Adrien Rabiot diusir karena menerima kartu kuning kedua pada menit 87. Meski demikian, keberuntungan masih menjadi kawan Si Nyonya Tua. Antonio Sanabria melakukan pelanggaran pada Ronaldo di injury time. Ganjarannya tidak tanggung-tanggung, penalti.

Skenario inilah yang membawa Juventus pada keunggulan di pengujung laga. Ronaldo berhasil menyelesaikan tugasnya sebagai eksekutor dengan perayaan untuk kemenangan 2-1. (*)

Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)