JPO Pasar Sukaramai Pekanbaru Semakin Mengancam Keselamatan Warga

datariau.com
1.418 view
JPO Pasar Sukaramai Pekanbaru Semakin Mengancam Keselamatan Warga
Foto: Sherley Gucci Permata Sari
Kondisi JPO yang rusak parah.

PEKANBARU, datariau.com - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kota Pekanbaru saat ini sudah mengalami banyak kerusakan yang parah. Salah satu JPO yang kondisinya sangat memprihatinkan adalah JPO yang berada di kawasan Plaza Sukaramai (Ramayana) Jalan Jendral Sudirman kota Pekanbaru.

Pantauan di lokasi pada Rabu (19/12/2018), tampak JPO itu berkarat, keropos bahkan berlubang. Tampak juga atap-atapnya terlihat banyak yang rusak dan beberapa bahkan sudah menghilang.

Selain itu, beberapa anak tangga sebagai akses jalan terlihat sudah hilang sehingga digantikan dengan sambungan kayu-kayu.

Saat melintasi jembatan itu, getaran cukup terasa, terlebih saat pejalan kaki lainnya juga melintasi jembatan secara bersamaan. Oleh karena itu, saat melintas, pejalan kaki harus sangat berhati-hati. Hal ini membuat beberapa masyarakat menjadi takut dan enggan untuk menggunakan fasilitas JPO karena membahayakan keselamatan.

Seorang pejalan kaki bernama Arinto Zega (50) mengatakan, melintasi JPO tersebut terasa goyang dan membuatnya trauma, karena melihat kondisi JPO rusak parah.

"Tapi mau tidak mau aku harus lewat sini. Perlu diperhatikan lagi oleh pemerintah, misalnya nanti pasti ada kerugian bagi warga disini kalau jembatan yang kaya gini jatuh celaka. Perlu perhatian pemerintah lagi ini. Kondisi jembatan saat ini sudah sangat parah dari yang dulu," ungkapnya.

Meskipun membahayakan keselamatan, karena kebutuhan dan menyingkat waktu perjalan, salah seorang pengguna JPO dalam kesehariannya berdagang, Nuryanti (48) mengungkapkan, sebenarnya dia takut meniti JPO tersebut, namun tak ada pilihan lain untuk sarana penyeberangan cepat.

"Ini udah gak layak, kita lewat sini mau gak mau gimana lagi istilahnya kan, tapi gak ada respon dari pemerintah. Saya ngerasa ngeri, takut, was-was, terasa getaran kadang saya sampai pegangan lewat sini. Kita sebagai masyarakat kecil berharap perhatian pemerintah lagi untuk penyeberangan lagi, apalagi anak-anak kecil dan perempuan juga lewat sini karena ini kan hak pejalan kaki," ungkapnya.

Lebih lanjut Nuryanti berharap pemerintah tidak hanya mengingat dan memperhatikan masyarakat di saat Pemilu saja, setelah duduk di kursi pemerintah melupakan masyarakatnya, tetapi tetap selalu memperhatikan masyarakat. Termasuk hal memperbaiki JPO tersebut. (she)

**Artikel ini ditulis Sherley Gucci Permata Sari, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Riau. Email: sherleygucci@gmail.com

Penulis
: Sherley Gucci Permata Sari
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:JPO
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)