Hasil Rapid Test Positif, Bupati Irwan : Belum Tentu Terinfeksi Corona Tunggu Hasil PCR

Datariau.com
474 view
Hasil Rapid Test Positif, Bupati Irwan : Belum Tentu Terinfeksi Corona Tunggu Hasil PCR

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Bupati  Meranti, Drs H Irwan Nasir MSi membenarkan bahwa adanya salah seorang pemuda yang telah dilakukan rapid test dan hasilnya menunjukkan positif, hal tersebut dipaparkannya pada saat konferensi pers yang dilakukan di Masjid Al-Hidayah, Jalan Alah Cikpuan, Kelurahan Selatpanjang Selatan, (10/4/2020).


Bupati Meranti Irwan Nasir menjelaskan, korban berinisial F (26) merupakan warga Kelurahan Selatpanjang Selatan positif saat dilakukan rapid test namun belum tentu terinfeksi wabah Covid-19. Bermula saat ia menghadiri undang pesta pernikahan kerabatnya di Banten Sebelumnya korban juga sempat menginap disalahsatu hotel di Jakarta.


Sesampainya di Selatpanjang, korban terkena flu dan sempat berobat ke Puskesmas di Alahair. "Kemudian pada hari ke 15, jatuh pingsan di pasar dan langsung dilarikan ke rumah sakit", tambahnya. Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti langsung melakukan rapid test dan hasilnya menunjukan positif.


"Ini artinya cuma berpotensi, bukan sudah pasti tertular virus Corona," kata Irwan Nasir


Rapid test belum bisa menunjukkan sepenuhnya bahwa seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak. Guna memastikan hal tersebut, diuji lagi pada tahap kedua yakni melalui tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Tes SWAB.


"Pasien yang dinyatakan positif dengan menggunakan rapid test, harus melanjutkan pemeriksaan PCR yakni dengan pengambilan spesimen lendir di hidung dan tenggorokan korban," katanya Irwan Nasir


Tadi pagi, tim gugus tugas Covid-19 mendata siapa saja yang pernah melakukan kontak fisik dengan korban. Dan hasilnya, ada 18 orang yang sudah dipastikan melakukan kontak fisik yang dimaksud.


"18 orang ini kemudian dilakukan rapid test dan Alhamdulillah hasilnya negatif," jelasnya.


Untuk sementara waktu, Irwan meminta masyarakat untuk tidak bepergian ke daerah zona merah, seperti Jakarta dan beberapa kota di Pulau Jawa. Dia juga menganjurkan masyarakat untuk tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas nongkrong di warung kopi.


"Ini menjadi itibar atau pembelajaran bagi kita bersama agar menjaga kesehatan dan keselamatan pribadi dengan begitu, kita juga menjaga keselamatan dan kesehatan keluarga serta masyarakat sekitar," pungkasnya.(Put)

Penulis
: Syahputra
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)