Harga Daging Ayam Potong Bertengger Diatas 42 Ribu/ Kilo

Datariau.com
564 view
Harga Daging Ayam Potong Bertengger Diatas 42 Ribu/ Kilo
Salah seorang pedagang Ayam potong di pajak lama Baganbatu, Iwan saat ditemui dilapak penjualan.

BAGANBATU, datariau.com -  Harga daging ayam potong di pasar tradisional pajak lama Baganbatu melambung tinggi, Akibatnya para pedagang pun menjerit. Pasalnya dampak penjualan anjlok drastis. Karena itu para pedagang meminta pemerintah daerah (pemda) setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar.


Iwan, salah satu pedagang daging ayam potong di Pasar pajak lama mengatakan, kenaikan harga daging ayam terjadi sejak lebaran pertama kemarin hingga sekarang. Awalnya harga ayam potong berkisar Rp 25 ribu/ekor, kini naik menjadi Rp 42 hingga 45 ribu/ekor. 


"Sejak lebaran pertama hingga sekarang, ayam mahal dan langka, Tidak tahu apa penyebabnya," katanya saat dijumpai di lapaknya, Selasa 2/6.


Dimana harga bahan pokok ini kerap naik dan turun. Para pedagang juga tidak mengetahui persis penyebab melonjaknya harga daging ayam potong. 


"Kami heran, tiba-tiba ayam potong langka dan harganya naik tinggi. Alhasil Pembeli pun sepi," ujar Iwan.


Akibat meroketnya harga daging ayam potong itu, Iwan mengaku omzet penjualannya menurun hingga 50 persen. Bahkan, dia bersama pedagang lain mengaku pusing untuk membayar gaji dan biaya operasional . Sebab, konsumen mereka banyak yang tak beli.


"Jatah kami dikurangi, biasa 3 ton sekarang dapat jatah 1,5 ton," kata Iwan lagi.


Meroketnya harga daging ayam ini, Iwan berharap Pemkab melakukan sidak pasar. Sebab para pedagang curiga kenaikan harga itu dilakukan para produsen untuk meraup keuntungan. Pedagang juga meminta Pemkab menindak para distributor ayam potong yang ikut bermain menaikkan harga seenaknya.


"Kita berharap pemerintah cepat respon dengan kondisi yang dialami para pedagang ayam potong," pinta Iwan berharap.

Kenaikan harga daging ayam ini juga berimbas kepada para pedagang lainnya seperti pedagang bakso dan rumah makan, alhasil para pedagang bakso dan rumah makan ini bakal terancam gulung tikar.


"Kalau daging ayam mahal terus- terusan seperti ini, warung kami bisa terancam tutup," kata Rudi pemilik rumah makan barokah di Pajak Baru.


Selain daging ayam, kata Rudi sejumlah harga komoditi lain juga masih mahal bertengger tinggi yang salah satunya adalah Bawang merah. Dimana harga komoditi bawang merah ini harganya mencapai 58 ribu perkilo.


"Sangat terasa sekali mahalnya harga daging ayam dan bawang merah ini,  meskipun komoditi lain masih stabil," keluh Rudi.(sel).

Penulis
: Sella
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)