Gunung Es Ukuran Lima Kali Malta Setebal 210 Meter Terlepas dari Antartika

Hermansyah
917 view
Gunung Es Ukuran Lima Kali Malta Setebal 210 Meter Terlepas dari Antartika
NASA
Gambar (NASA), Gunung es lima kali ukuran Malta setebal 210 meter terlepas dari Antartika.

JAKARTA, datariau.com - Gunung es atau yang dikenal sebagai 'Loose Tooth' dengan ukuran lima kali Malta terlepas dari Antartika. Gunung es D28 ini tertangkap Program Pengamatan Bumi Uni Eropa terlepas dari rak es Amery.

'Loose Tooth' atau gunung es ini setebal 688 kaki (210 meter) yang berisi 347 miliar ton es. Ilmuwan tidak menghubungkan peristiwa tersebut dengan perubahan iklim.

Amery adalah lapisan es terbesar ketiga di Antartika dengan memanjang ke daratan dari teluk Prydz dan MacKenzei, keduanya masuk ke Samudera Hindia.

Beberapa orang mungkin berpikiran bahwa peristiwa ini terjadi akibat perubahan iklim. Namun, tidak dengan ilmuwan. Para ilmuwan menyebutkan bahwa ini adalah peristiwa alami.

Dan pada tahun 2002 lalu, Profesor Helen Fricker dari Scripps Institution of Oceanography yang telah meramalkan peristiwa tersebut akan terjadi antara tahun 2010 dan 2015.

"Saya senang melihat peristiwa ini setelah bertahun-tahun. Kami tahu itu akan terjadi pada akhirnya, walau pada akhirnya tidak berada di tempat yang kami harapkan," kata Profesor Fricker kepada BBC News seperti dilansir dilaman Tempo.co, Kamis (3/10/2019) malam.

Profesor Fricker menambahkan, meskipun ada banyak yang perlu dikhawatirkan di Antartika, belum ada alasan untuk khawatir akan lapisan es tersebut.

Namun, Divisi Antartika Australia akan mengawasi Amery dengan cermat untuk dapat melihat apakah ada dampak yang akan ditimbulkan dari peristiwa ini nantinya. 

Dan berkemungkinan bahwa tegangan geometri melintasi bagian depan D28 yang dapat mempengaruhi prilaku bagaimana gunung es itu pecah dan kestabilannya.

Arus dan angin dekat pantai akan membawa gunung es D28 menuju arah barat. Mungkin perlu beberapa tahun untuk kembali pecah dan meleleh sepenuhnya.

Editor
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)