Dampak Virus Corona di Sektor Industri Indonesia

158 view
Dampak Virus Corona di Sektor Industri Indonesia
Ilustrasi (Foto: Int)

DATARIAU.COM - Mewabahnya virus corona atau COVID-19 telah memukul beberapa sektor industri di Indonesia. Termasuk maskapai penerbangan yang terpaksa harus memberhentikan karyawannya atau PHK.

Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengungkap para maskapai sudah mulai melakukan kebijakan merumahkan karyawan hingga PHK. Bahkan sebagian terancam bisa tidak beroperasi.

Meski begitu, INACA memang tak memerinci maskapai mana yang melakukan demikian. Namun Ketua Umum INACA Denon Prawiratmadja, menjelaskan sejak awal bulan Maret 2020 ini terjadi penurunan jumlah penumpang yang sangat drastis.

Alhasil, semua maskapai penerbangan sudah mengurangi jumlah penerbangan. Ini termasuk rute dan frekuensinya, sampai dengan 50% atau lebih.

Sejumlah maskapai penerbangan pun telah melakukan langkah antisipasi, salah satunya memberhentikan karyawannya. Kendati demikian Denon enggan untuk menyebutkan maskapai mana saja yang berencana untuk melakukan PHK.

"Diramalkan apabila penuntasan pandemi Covid-19 semakin tidak pasti hal ini akan membuat industri penerbangan semakin terpuruk bahkan sebagiannya akan tidak beroperasi karena bangkrut," kata Denon saat dihubungi akhir pekan ini.

Salah satu pemegang pasar penerbangan di tanah air misalnya Lion Air harus menutup penerbangan dalam dan luar negerinya karena dampak COVID-19. Antara lain penerbangan ke China dan Wuhan, penerbangan umrah yang dibatalkan, penerbangan dari dan ke Malaysia, penerbangan domestik ke Papua dan lainnya.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menegaskan tak melakukan langkah-langkah untuk melakukan PHK kepada karyawannya. "Untuk yang dirumahkan atau PHK nggak ada," katanya kepada CNBC Indonesia.

Mal Harus Ditutup

Penutupan mal dan pusat perbelanjaan ini juga sebagai respons terhadap Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 155/SE/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Penularan COVID-19.

Berikut adalah daftar mal yang memutuskan tutup dan mengurangi jam operasional mereka:

Summarecon Mall Kelapa Gading, Bekasi dan Serpong

Summarecon Mall Kelapa Gading, Bekasi dan Serpong melakukan penutupan sementara mulai tangga 25 Maret - 7 April 2020. Kendati demikian, tenant-tenant yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat dapat tetap buka, dengan jam operasional pukul 11.00 - 18.00 WIB.

Adapun kategori tenant-tenant tersebut adalah antara lain, supermarket dan farmasi. Untuk pembukaan kembali yang di rencanakan pada tanggal 8 April 2020.

Plaza Indonesia

Pusat Perbelanjaan Plaza Indonesia yang dikelola oleh PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) memutuskan untuk tutup sementara dari 25 Maret 2020 hingga 3 April 2020.

Meski demikian, beberapa ritel kebutuhan dasar di sana masih dibuka seperti TheFoodHall Supermarket, Guardian, GNC, Century dan Natural Farm.

Demikian pula untuk layanan perbankan, semua ATM yang berada di basement mal masih beroperasi dan untuk Money Changer tersedia BBC & Dua Sisi. Akan tetapi, jam buka operasionalnya terbatas dari pukul 11.00 hingga pukul 17.00 WIB saja.

Lippo Mall Puri

Lippo Mall Puri menutup beberapa gerai mulai 23 Maret sampai 5 April 2020 mendatang. Toko-toko yang akan tutup tersebut di antaranya Kidzoona, Miniapolis, Timezone, Element Family Fun, Cinema XXI, Meiso Reflexology, Wonderkids, Nest Spa, Tropica Land, Nano Reflexology, Minizoo Ride, Gold's Gym, dan Fitness First.

Senayan City

Senayan City yang menutup sementara beberapa gerainya mulai 23 Maret- 5 April 2020. Adapun gerai di Senayan City yang bakal tutup sementara adalah Lollipop's Playland and Cafe, Q Billiard, Rabbithole KTV & Lounge, Senayan City XXI, dan Meiso Reflexology.

Mal yang Beoperasi Terbatas

Kendati demikian, beberapa mal memutuskan untuk mengambil langkah memangkas jam operasional, di antaranya adalah Mal Grand Indonesia, yang per 23 Maret hanya beroperasi 9 jam untuk Senin sampai Jumat dari pukul 11.00 sampai pukul 20.00 WIB. Sementara untuk Sabtu dan Minggu dari pukul 11.00 sampai 21.00.

Terdapat juga mal Central Park yang menetapkan membatasi operasional mereka, mulai dari jam 11.00 sampai pukul 20.00 WIB mulai 23 Maret- 5 April 2020. Adapun gerai di Central Park yang bakal tutup sementara adalah CGV, RISE, Inul Vista Family KTV.(*)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200329091220-4-148233/dampak-corona-di-ri-mall-tutup-maskapai-phk-karyawan
Tag: