PEKANBARU, datariau.com - Setiap ibu rumah tangga pasti mempunyai mimpi untuk dapat menghasilkan penghasilan tambahan dari kerja kerasnya. Selain dapat membantu suami dalam memenuhi kebutuhan hidup, juga dapat digunakan untuk memenuhi biaya pendidikan anak-anaknya.
Banyak yang bisa dikerjakan oleh ibu rumah tangga untuk memperoleh penghasilan tambahan. Contohnya berjualan jamu seperti yang dilakukan oleh ibu Mujiyah. Ibu Mujiyah memilih berjualan jamu karena ia pandai dalam membuat ramuan tradisinonal
tersebut yang ia pelajari dari ibunya.
Alasan yang membuat ia berjualan jamu keliling adalah untuk mengisi waktu luang, karena dirinya sudah terbiasa bekerja.
Sebelum bekerja sebagai penjual jamu, ibu Mujiyah bekerja sebagai tukang jahit.
"Dulu saya bekerja sebagai tukang jahit, Di karenakan saya tidak kuat lagi menjahit, maka saya memutuskan untuk beralih profesi sebagai tukang jamu," ujar ibu Mujiyah, Rabu(25/3/2020).
Berbekal ilmu meracik jamu tradisional yang ia dapatkan secara otodidak, ia mencoba memulai usahanya. Usaha jamu tersebut dibuat pada tahun 2016.
Ternyata usaha yang awalnya hanya untuk mengisi waktu luang namun sekarang menjadi pekerjaanya sehari hari. Ia biasanya berjualan keliling desa dan sudah mempunyai langganan tetap sehingga ia hanya mengantarkan jamu pada langgananya tersebut. Ia biasa berjualan pada hari Senin, Selasa, Rabu, dan Sabtu.
"Pendapatan yang saya hasilkan perharinya adalah kurang lebih Rp. 400.000.-, tergantung para pelanggan membeli jamu atau tidak, terkadang ada yang tidak punya uang jadi tidak membeli jamu," ujar ibu penjual jamu tersebut.
Penulis : Muhamdi ( Mahasiswa Ilmu Komunikasi )Universitas Islam Riau.