Baru 2 Jam Dikerjakan, Hotmix di Jalan Lintas Siarang-arang Sudah Dilindas Truk Diatas 45 Ton

Datariau.com
8.033 view
Baru 2 Jam Dikerjakan, Hotmix di Jalan Lintas  Siarang-arang Sudah Dilindas  Truk Diatas 45 Ton

ROKAN HILIR, datariau.com - Baru sekitar dua jam, dikerjakan, Hotmix jalan  lintas Siarang-arang, menuju Kepenghuluan  Sukajadi, Kecamatan Pujud, sudah dilindas teruk diatas 45 ton. 


Truk yang melintas jalan Sukajadi menuju Siarang-arang, mengakut sawit dari Kepenghuluan Sukajadi, setiap hari membawa muatan yang melebihi tonase yang tinggi. 


Akibatnya, jalan  yang baru diperbaiki oleh kontraktor, jadi hancur berkeping-keping, sehingga ketahanan jalan tersebut tidak akan bertahan lama. 


Keberadaan jalan lintas Sukajadi, menuju Kepenghuluan Siarang-arang, kekuatannya hanya 8 ton, dan yang melintas kebanyakan 45 ton sampai 50 ton. 


Seperti yang diungkapkan Ponoh Hidayat, salah seorang warga Pujud, dirinya menyebutkan, kalau kondisi ini dibiarkan, maka semua masyarakat yang ada di dalam Kepenghuluan Sukajadi akan susah keluar kalau jalan tersebut rusak. 


Untuk itu, dirinya sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, melalui Dinas terkait, agar menindak pemilik perusahaan yang punya truk yang melebihi tonase. 


Hal tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan jalan untuk masyarakat banyak, bukan untuk perusahaan yang ada. 


"Baru saja dikerjakan, datang truk yang melebihi kapasitas yang meluluh lantak aspal goreng atau hotmix yang ada di jalan Sukajadi Siarang-arang, tepatnya di km 9. Kalau tidak di cegah, makan itu akan seenaknya saja menghancurkan jalan yang di bangun pemerintah untuk masyarakat," kata Ponoh. 


Masih kata Ponoh Hidayat, sebelumnya, jalan lintas Sukajadi menuju ke Kepenghuluan Siarang-arang, sudah sempat dikerjakan, dan sudah selesai, namun karna setiap hari dilalui kendaraan yang melebihi tonase, jalan  tersebut rusak parah. 


Sehingga, banyak masyarakat yang menilai, pekerjaan kontrak dan pemerintah tidak bagus, untuk kedepannya supaya itu tidak terjadi lagi. 


Dirinya minta keseriusan pemerintah kabupaten Rokan Hilir, melalui dinas terkait membatasi kendaraan ber tonase tinggi masuk jalan kabupaten yang kapasitasnya 8 ton saja. 


"Biar tidak ada saling salah menyalahi lagi, kami harap kepada pemerintah, agar dapat menurunkan tim, untuk membatasi muatan truk, karna kalau tidak demikian, pembangunan jalan yang dilakukan oleh pemerintah Rokan Hilir, akan sia-sia," kata Ponoh. (ndi).

Penulis
: Riswandi
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com