Cegah Covid-19

Bandara SMB II Palembang Batasi Operasional Hanya 12 Jam

Datariau.com
250 view
Bandara SMB II Palembang Batasi Operasional Hanya 12 Jam

DATARIAU.COM - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) ISI Palembang mempersingkat jam operasional hanya menjadi 12 jam per hari. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.


Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara SMB II Palembang Fahroji mengungkapkan, operasional bandara bandara itu menjadi pukul 06.00-18.00 WIB. Kebijakan ini telah disepakati sejumlah instansi terkait, seperti Airnav Indonesia, Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang, CIQ (Customs, Immigration & Quarantine) dan Airlines serta mendapat persetujuan dari regulator dengan diterbitkannya Notice to Airmen B0859/20.


Perubahan jam operasional menjadi 06.00-18.00 WIB dari sebelumnya 05.00-24.00 WIB yang diterapkan pada 11-30 April 2020 dan dapat diperpanjang sampai dengan status normal kembali sesuai dengan pernyataan dari pmerintah.


"Kita sudah sepakati penyesuaian jam operasional bandara guna mendukung pencegahan Covid-19 dan optimalisasi pelayanan band," ungkap Fahroji dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Sabtu (11/4).


Meski jam operasional dipersingkat, Fahroji mengaku tetap mengutamakan 3S+1C (Safety, Security, Service + Compliance) sesuai dengan SOP dan siaga untuk mengantisipasi sejumlah penerbangan dalam kondisi khusus. Dikatakannya, petugas tetap siaga apabila ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional sehingga membutuhkan bandara untuk mendarat.


Pihaknya juga siaga jika ada penerbangan terkait medis dan penerbangan logistik khususnya yang mengangkut sampel infection substance Covid-19.


"Bandara tetap dibuka jika ada pesawat yang terpaksa mendarat di luar jam operasional bandara karena misalnya ada keterlambatan keberangkatan di titik origin dan lain sebagainya," kata dja.


Dia menambahkan, dipersingkatnya jam operasional dapat menjaga aspek kesehatan traveler dan personel bandara. Pada masa penuh tantangan akibat mewabahnya COVID-19 ini yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan traveler serta personel bandara.


"Kami sudah melakukan penyesuaian pola operasional dan penyesuian jam operasional sehingga memungkinkan diterapkannya konsep work from home dan physical distancing bagi personel operasional di bandara," pungkasnya. (*)

Sumber
: Merdeka.com
Tag:Corona
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)