5 WNA yang Terdampar di Pantai Bengkalis Riau Diisolasi

222 view
5 WNA yang Terdampar di Pantai Bengkalis Riau Diisolasi
Foto: Ilustrasi/Int

DATARIAU.COM - Lima warga negara asing (WNA) yang terdampar di kawasan Pantai Tanjung Mayat Desa Pangkalan Batang Barat, Kabupaten Bengkalis, menjalani observasi di ruang isolasi RSUD Bengkalis. Sejumlah pemeriksaan juga tengah dijalani kelima WNA itu, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya virus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir membenarkan adanya observasi tersebut. Ini dilakukan untuk memastikan kesehatan mereka apakah ada indikasi mengidap virus corona yang tengah mewabah di kota Wuhan, China.

"Iya benar Sedang menjalani isolasi di RSUD Bengkalis. Saya mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Bengkalis. Kondisi mereka (WNA) kelelahan saat terdampar, akibat terombang-ambing di laut," ujar Mimi kepada merdeka.com, Senin (24/2).

Mimi menyebutkan, proses isolasi sudah dilakukan oleh tim kesehatan sejak Sabtu (22/2) malam kemarin. Sedangkan hasil sementara, mereka dalam keadaan sehat.

"Belum ada WNA yang terindikasi terinfeksi virus corona. Mereka juga tidak ada yang mengalami gejala batuk pilek, demam, sesak napas bahkan nyeri menelan seperti gejala Covid 19 itu tidak ada," kata Mimi.

Untuk diketahui, lima WNA itu yakni Naithan Phaetphiriyachidachot (14), Ratdawan Phraechaisong (47), Budsaba Phaechaisong (41) dan Det Thummanee (40) yang merupakan warga negara Thailand. Kemudian seorang merupakan warga negara Inggris bernama Roger Antony Pumphrey (50).

Selain sedang menjalani pemeriksaan kesehatan, mereka juga tengah menunggu perbaikan terhadap mesin kapal Layar Lady Veda yang rusak. Kapal yang mereka tumpangi sempat hanyut di Perairan Muar, Johor sebelum di temukan di pantai Tanjung Mayat Desa Pangkalan Batang Barat, Kabupaten Bengkalis, Riau.(*)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: https://www.merdeka.com/peristiwa/antisipasi-penyebaran-corona-5-wna-yang-terdampar-di-pulau-bengkalis-diisolasi.html
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)