Pemkab Asahan Melalui Dinkes Tekan Angka Penyakit Malaria

Datariau.com
420 view
Pemkab Asahan Melalui Dinkes Tekan Angka Penyakit Malaria

ASAHAN, datariau.com  Pemkab Asahan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan (Dinkes) mempertegas komitmen dalam hal pelayanan kesehatan dan menekan angka kasus penyakit malaria. Sebagai wujud komitmen tersebut, Dinkes Asahan menjalin kerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM-UINSU).


Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan langsung oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Asahan, Aris Yudhariansyah dan Dekan FKM UINSU, Azhari Akmal Tarigan, di Kantor Dinkes Asahan Selasa (16/7/2019) sekira pukul 10.00 wib.


"MoU ini merupakan bentuk keseriusan Dinkes Asahan untuk membangun Kabupaten Asahan khususnya di bidang kesehatan. Kami berharap melalui kerja sama dengan FKM UINSU di bidang kesehatan, Kabupaten Asahan berkembang cepat," ujar Aris Yudhariansyah kepada wartawan.


Tujuan lain dari kerja sama ini ke depan, lanjut Aris lagi, guna mensinergikan misi FKM UINSU yang menciptakan pembangunan kesehatan masyarakat wilayah pesisir. Menurutnya visi tersebut saling berkaitan dengan visi Pemkab Asahan, yaitu mewujudkan masyarakat Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri.


"Di samping itu kami terus berkomitmen menurunkan kasus malaria di Kabupaten Asahan, dengan konsep health promotion dan pemberdayaan masyarakat. Sebab wilayah Asahan dengan garis pantai 30 km, merupakan endemi malaria," katanya.


Untuk diketahui, Pemkab Asahan melalui Dinas Kesehatan Asahan pada 2014-2016 meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, atas upaya dan komitmen dalam menurunkan kasus malaria hingga 70 persen. Implementasi dari penghargaan ini terus konsisten dilakukan Dinkes Asahan hingga kini.


Aris mengungkapkan, dari tiga tahun belakangan (2016-2018), angka kasus malaria terus menunjukkan tren menurun di Kabupaten Asahan. Sebagai rinciannya, pada 2016 terdapat ada 688 kasus, 2017 menurun jadi 469 kasus dan di 2018 turun lagi menjadi 217 kasus. 

"Melalui kerja sama dengan FKM UINSU ini, angka kasus malaria di Kabupaten Asahan dalam waktu akan datang juga akan semakin menurun," pungkasnya.(ran)

Penulis
: Fran Manurung
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Asahan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)