2 Pelaku Jambret Kenak Dor Polisi, Tersangka Sering Beraksi di Kota Kisaran

Datariau.com
507 view
2 Pelaku Jambret  Kenak Dor Polisi, Tersangka Sering Beraksi di Kota Kisaran

ASAHAN, datariau.com - Satreskrim Polres Asahan berhasil meringkus berinisial AS (25), 1 dari 3 pelaku penjambretan yang selama ini sering beraksi di Kota Kisaran Senin (15/7/2019) sekira pukul 16.30 WIB.


Selain AS, Tim yang dipimpin langsung Kanit Jahtanras Ipda Mulyoto SH turut mengamankan penadah barang hasil kejahatan pelaku, berinisial JA alias Jefri, berikut barang bukti 1 unit Handphone selurer merk Vivo milik korbannya.


"Kejadiannya pada tanggal (5/6/2019) sore sekitar pukul 4.00 wib.Saat itu pelaku ini sama 2 temannya, UN (DPO) dan HN (DPO) naik 2 sepeda motor berangkat dari rumah orang itu menuju kota Kisaran, cari mangsa," ucap Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky P Atmaja SIK diawal pres rilis pengungkapan kasus di Mapolres Asahan.


Lanjut Faisal lagi, saat itu, di Jalinsum sekitaran Kebun Sei Dadap, ke 3 pelaku melihat korban, yang saat itu berada di boncengan, memakai tas ransel.


Tanpa pikir panjang, pelaku AS yang saat itu seorang diri mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion tanpa plat memepet korban dari sebelah kanan, dan langsung menarik tas ransel korban.


Begitu tas ransel berpindah tangan, pelaku AS langsung tancap gas, putar arah menuju Air Batu, diikuti pelaku UN dan HN.


Sesampainya di areal Kebun Sawit sekitaran Kecamatan Air Batu, ke 3 pelaku membongkar tas ransel korban.


"Di dalam tas korban ada uang 300 ribu, Handphone merk Vivo dan sejumlah surat berharga milik korban. Setelah dibongkar, uang sama Handphone diambil, surat-surat berharga milik korban kembali dimasukkan ke tas, terus tasnya dibuang. Habis itu ke 3 pelaku berangkat ke rumah si AS, di Dusun IV Desa Bahung Sibatu Kecamatan Sei Dadap kabupaten asahab. Di situlah si AS ini ngasih HN sama UN 100 ribu per orang, Handphone disuruhnya si UN jualkan Handphone," ungkap Faisal.


Pada wartawan, JA, alias Jefri mengaku tidak mengetahui bila Handphone yang ditawarkan pelaku UN padanya merupakan hasil kejahatan.


"Curiga juga aku, kutanya kotaknya, tapi kata dia (UN) hilang (kotak Handphone). Ya sudah terus kubayarkan Rp. 1,7 juta kubeli pak. Baru kali ini aku beli kayak gini," kilah Jefri di sela-sela acara.


"Si UN lari ke Malaysia kudengar. Kalo si HN gak tau. Baru sekali bang. Dari Handphone aku ngambil 700 ribu,1 jutanya kukasih orang itu," dalih AS sesaat sebelum digiring ke jeruji Mapolres Asahan.


"Pelaku (AS) terpaksa kita lumpuhkan, kita berikan tembakan terukur ke betis kaki sebelah kiri, karna coba lari saat pengembangan. 2 pelaku masuk dalam pencarian kita," ucap Ricky Parnipurna Atmaja usai kegiatan.(ran)

Penulis
: Fran Manurung
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Asahan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)