Plt Bupati Asahan Sidang Istimewa, Puluhan Massa Geruduk Kantor DPRD

Bambang
297 view
 Plt Bupati Asahan Sidang Istimewa, Puluhan Massa Geruduk Kantor DPRD
Ist
Massa mendatangi DPRD Asahan ingin menemui Plt Bupati yang tengah mengikuti rapat paripurna istimewai

ASAHAN, datariau.com - Sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di gedung DPRD Asahan, Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Jumat (16/8/2019) sekira pukul 11.00 wib diwarnai aksi unjuk rasa.

Puluhan massa yang menamakan diri Komite Daerah Pemuda Asahan ini, datang ke kantor wakil rakyat untuk menjumpai Plt Bupati Asahan H Surya mempertanyakan kondisi Dusun III Bukit Kijang, Desa Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning yang hampir 50 tahun masyarakatnya belum dapat menikmati aliran listrik PLN.

Dalam orasinya, koordinator aksi, Adi Chandra menyebutkan, aksi damai yang mereka lakukan jelang HUT ke 74 Kemerdekaan RI sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Bukit Kijang dan berharap Pemkab Asahan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Kami mendapat informasi, hampir 50 tahun warga di Bukit Kijang belum dapat pasokan listrik PLN. Itu terjadi karena PLN tidak mendapat izin dari pihak PT Lonsum yang meminta ganti rugi senilai Rp 611 juta kepada Pemkab Asahan. "Jangan kau jadi pemimpin pecundang di tanah Asahan ini yang membiarkan warga Bukit Kijang tidak menikmati aliran listrik hampir 50 tahun lamanya," sebut Candra, dari atas mobil pick Up

Atas dasar itu, massa meminta klarifikasi dari Plt Bupati, H Surya  atas adanya tuntutan dari PT Lonsum tersebut. "Kami mempertanyakan CSR PT Lonsum yang diindikasikan tidak transparan dan terkesan seperti tidak tersalurkan untuk pembangunan masyarakat," ujarnya.

Akibatnya, sempat terjadi saling dorong antara petugas Satpol PP yang berjaga dengan massa yang menuntut kehadiran Plt Bupati Asahan.

Situasi tersebut berhasil diredam, setelah kedua belah pihak sepakat untuk menunggu kehadiran Plt Bupati Asahan, seusai rapat paripurna istimewa.(ran)

Penulis
: Fran Manurung
Editor
: bambang
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)