Advertorial Dinas Kebudayaan Provinsi Riau

Ratusan Pelajar Sekolah Esa Sejahtera Kunjungi Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau

datariau.com
11.952 view
Ratusan Pelajar Sekolah Esa Sejahtera Kunjungi Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau
Foto: Yusuf
Ratusan pelajar Sekolah Esa Sejahtera (SES) foto bersama Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal di Museum Sang Nila Utama.

PEKANBARU, datariau.com - Dengan berpakaian seragam sekolah serta membaca buku catatan dan pena, ratusan pelajar Sekolah Esa Sejahtera (SES) berkunjung ke Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau yang disambut oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen, Rabu (28/2/2024).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal Zen memaparkan tentang nilai-nilai sejarah serta peninggalan benda-benda yang ada di museum kepada siswa SES beserta guru pendamping.

"Di Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau ada berupa benda bergerak dan tidak bergerak, seperti benda fosil yang namanya batu siput usianya ratusan tahun, tak kaki Siddhartha Gautama dan ada prasasti huruf Arab Melayu serta benda-benda sejarah lainnya," ungkap Raja Yoserizal Zen.


Selain itu, sambung Yoserizal, keberadaan Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau juga memberikan edukasi bagi semua pihak khususnya bagi kaum muda agar mereka mengetahui dan mengenal tentang benda-benda sejarah yang ada di museum.

Sementara itu, Kepala SES Novi Kurnia mengatakan, kunjungan siswa SES sebanyak 124 siswa dan beberapa guru ke Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau merupakan program belajar di luar sekolah.

"Biasanya siswa kita belajar di sekolah, kini siswa kita harus belajar di luar sekolah agar siswa kita memahami dan mengetahui bagaimana belajar di luar sekolah," terangnya.


Dengan berkunjung ke Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau serta Perpustakaan Soeman HS, lanjutnya, agar kelak murid SES tahu begitu banyaknya nilai-nilai sejarah dan budaya Melayu yang ada di Provinsi Riau.

"Kita berharap Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau kedepannya dapat menambah benda-benda koleksi lainnya," harap Novi. (yus)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)