Satgas PRR Dampingi BRIN Verifikasi Calon Lokasi Pembangunan Arsinum di Aceh Utara

Samsul
56 view
Satgas PRR Dampingi BRIN Verifikasi Calon Lokasi Pembangunan Arsinum di Aceh Utara

DATARIAU.COM-Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melalui Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Khusus mendampingi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memverifikasi calon lokasi pembangunan instalasi Air Siap Minum (Arsinum) di Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (14/10/2026). Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan kebutuhan pendukung sebelum rencana pembangunan ditindaklanjuti.

Dalam koordinasi yang berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Peneliti Ahli Muda BRIN Iif Miftahul Ihsan menjelaskan bahwa Arsinum yang direncanakan untuk Aceh Utara merupakan tipe stasioner dengan kapasitas pengolahan air hingga 10.000 liter per hari. Sebelum diterapkan, sejumlah aspek perlu dipastikan, mulai dari status dan kesiapan lahan, ketersediaan serta kualitas sumber air, hingga kebutuhan fondasi dan pasokan listrik.

Miftahul menyampaikan, kepastian legalitas lahan menjadi perhatian penting agar fasilitas yang direncanakan dapat dimanfaatkan tanpa kendala di kemudian hari. Kebutuhan teknis lainnya juga perlu dikoordinasikan, termasuk penyediaan daya listrik yang diperkirakan mencapai 15 kilowatt.

“Dan memang itu tujuan kami ke sini itu dan nanti teman-teman juga ke daerah lain adalah untuk verifikasi lokasi. Apakah memang lokasi tersebut dalam tanda petik layak untuk memperoleh Arsinum ini,” ujar Miftahul.

Wakil Ketua Koordinator Wilayah (Wakakorwil) Aceh I Satgas PRR Uus Rohimat menekankan agar rencana pembangunan Arsinum tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Karena itu, kebutuhan calon penerima manfaat dan kesiapan pengelolaan perlu diperhatikan sejak tahap persiapan.

Selain kesiapan teknis, keberlanjutan operasional juga menjadi bagian penting yang perlu direncanakan pemerintah daerah (Pemda). Hal ini mencakup penyiapan operator, kelembagaan pengelola, serta dukungan pembiayaan untuk operasional dan pemeliharaan.

Hasil verifikasi akan menjadi bahan untuk menilai kelayakan lokasi dan menentukan tindak lanjut. Melalui koordinasi antara BRIN, Satgas PRR, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, rencana pembangunan Arsinum diharapkan dapat dipersiapkan secara matang sehingga mampu mendukung kebutuhan air minum masyarakat secara berkelanjutan.*ril

Tag:Aceh
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)