PEKANBARU, datariau.com - Zulfan Hafiz ST akhirnya dengan penuh kerelaan mengikut pada keputusan partai NasDem yang akhirnya mendukung pasangan Ramli Walid-Irvan Herman pada Pilkada Pekanbaru 2017 nanti.
Zulfan Hafiz yang sejak awal tampak sudah serius ingin maju dalam bursa pencalonan Walikota Pekanbaru, bahkan sudah melakukan sosialisasi ke seluruh penjuru sudut kota Pekanbaru, akhirnya harus berlapang dada ketika partai tempat dia bernaung ternyata berkeinginan lain.
Dengan senyuman, Zulfan Hafiz yang merupakan Ketua DPD NasDem Pekanbaru menyerahkan Surat Keputusan (SK) DPP NasDem untuk Ramli-Irvan, disaksikan Ketua Korwil Sumatera DPP NasDem Edwar Sihombing dan Ketua DPW Riau Iskandar Husin, Selasa (20/9/2016).
Dikutip riauterkini.com, Iskandar Husin mengatakan bahwa Partai NasDem memutuskan mengusung Ramli Walid-Irvan Herman karena berdasarkan hasil survei internal, paslon ini menduduki peringkat teratas.
"Partai NasDem juga mendukung Paslon Azis Zaenal-Catur Sugeng Susanto sebagai kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kampar," tuturnya.
Ketua DPW Partai NasDem Riau menghimbau seluruh kader partai untuk memenangkan Paslon Bupati Kampar dan Walikota Pekanbaru. Meski NasDem telah berpengalaman memenangkan enam dari tujuh Pilkada di Riau, tetapi perlu kekompakan dan kerjasama dengan partai politik (parpol) koalisi lainnya.
Untuk Pilwako Pekanbaru, sebut Iskandar Hoesin, jika hanya dua paslon yang bertanding, kemungkinan besar Ramli Walid-Irvan Herman dapat memenangkan suksesi Kepala Daerah. Tetapi jika lebih dari dua Paslon diperlukan kerja keras untuk memenangkan Pilwako Pekanbaru yang sesuai jadwal digelar pada Februari 2017 nanti.
Irvan Herman dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terimakasih atas amanah yang diberikan Partai NasDem terhadap dirinya dan Ramli Walid.
"Di kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf dari Pak Ramli Walid yang tak bisa hadir menerima SK dukungan dari Partai NasDem ini. Karena mendadak dia harus berangkat ke Jakarta dipanggil oleh DPP salah satu parpol juga dalam rangka mendapatkan SK dukungan," katanya.
Dikatakan Irvan, bagi keluarga nya Partai NasDem bukan yang pertama memberikan dukungan politik. Sebelumnya Partai NasDem juga mendukung ayahandanya, Herman Abdullah saat maju sebagai calon Gubernur Riau.
Sementara itu, di halaman facebook Zulfan Hafiz menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Pekanbaru khususnya "Kerabat ZH" yang sudah bersatu padu untuk mensosialisasikan Zulfan Hafiz untuk Pilkada Pekanbaru beberapa waktu belakangan. Berikut kutipannya dengan perbaikan kata-kata oleh redaksi untuk memudahkan pembaca memahami maknanya:
"Hari ini saya menyadari bahwa Politik itu memang manis dan tentunya dinamis (harap maklum....saya baru 2 tahunan ini masuk ke gelanggang politik). Namun saya berusaha tetap komit sesuai dengan kesepakatan di awal yang mana saudara saya "tersebut" yang meminta kepada saya untuk berpasangan di Pilkada 2017. Tapi....akhirnya saudara saya sendiri mengingkarinya. Biarlah saya tak akan ikut-ikutan mencederai kesepakatan yang sudah kita buat bersama. Biarlah saya mengalah untuk saat ini sembari melangkah mempersiapkan diri untuk sejarah politik hidup saya yang pastinya akan lebih baik lagi.
Saya harus tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif dan lakukan yang baik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa. Hidup ku bukan untuk kenangan tapi buat masa depan. Kata Orang-orang Bijak, seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang. Ikhlas bukan berarti kita pasrah menerima, tapi ikhlas adalah kekuatan besar untuk kita terus berusaha agar mendapat yang lebih baik. Rehat sebentar adalah sebuah anugrah dimana kita bisa mendapatkan hikmah dan memberikan inspirasi untuk bertindak kedepannya karena sukses hanya bagi orang yang tetap semangat meski halangan dan rintangan di depan mata. Hidup itu layaknya mengendarai sepeda. Agar tetap seimbang, maka kita harus terus mengayuhnya. Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

Saya berfikiran memandang segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu juga akan menyakitkan hati orang itu pula. Saya ikhlas dan tak perlu membalasnya dengan ikut maju berpasangan dengan yang lain sebagaimana saran dari banyak kalangan, gak lah... bukan tipe saya untuk melanggar komitmen !!!
Motivasi yang sesungguhnya bukanlah perkataan mereka tetapi kemantapan hati dan kebulatan tekad serta ketulusan aksi yang dilakukan (Perkataan sesuai dengan Perbuatan).
Tak ada satupun di dunia ini yang bisa diperoleh dengan mudah. Kerja keras dan doa merupakan langkah-langkah untuk dapat mempermudahnya. Di awal saya maju saya kerap berdoa kalau memang saya maju banyak manfaatnya bagi orang lain permudahlah dan jika banyak mudharatnya persulitlah. Dan ini sudah menjadi ketentuan Allah Subahanahu wa Ta'ala atas pilihan politik saya tidak maju di Pilkada Pekanbaru tahun 2017. Mohon maaf untuk seluruh Kerabat yang sudah mendukung selama ini agar saya ikut di Pilkada Pekanbaru 2017. Terimakasih untuk Seluruh Kerabat yang sudah bekerja keras selama ini turun ke masyarakat demi perbaikan dan kebaikan Kota Bertuah Pekanbaru yang kita cintai."