Melawan Saat akan Dilecehkan, Santriwati di Inhil Babak Belur Dihajar Sopir Perahu Pompong

rina
686 view
Melawan Saat akan Dilecehkan, Santriwati di Inhil Babak Belur Dihajar Sopir Perahu Pompong
Foto: Suara.com.
Seorang perempuan babak belur dihajar penjaring ikan yang diduga akan melakukan pelecehan saat menyebrangi sungai. 

DATARIAU.COM - Kasus penganiyaan yang dialami seorang perempuan yang merupakan santriwati viral di media sosial baru-baru ini. Perempuan yang melawan seorang pria saat akan dilecehkan, justru babak belur.

Peristiwa yang diketahui terjadi di sekitar Dermaga BDL, Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau itu diketahui warga, namun terduga pelaku berhasil kabur.

Mengutip @terangmedia, Selasa (28/5/2024), terlihat seorang perempuan berbaju hitam mengalami luka parah di bagian wajah. Sambil menangis ia atas perahu, ia menjelaskan awalnya mendapat tumpangan dari penjaring ikan untuk menyeberangi sungai.

"Santriwati pondok di desa pintasan menunggu tumpangan menuju Dermaga BDL di dekat Desa Belantaraya Riau. Seketika laki-laki penjaring ikan yang tak dikenal memberi tumpangan dan mereka menuju dermaga BDL. Saat keadaan sepi, pelaku melakukan aksi bejatnya dan si korban melawan," tulis penggalan narasi di video tersebut.

Mendapat perlawanan, pelaku justru melawan balik perempuan tersebut dengan memukul menggunakan kayu. Korban mengalami luka berat.

Beruntung, aksi penganiyaan tersebut diketahui warga dan pelaku kabur untuk menghindari dari amukan warga.

kejadian itu mendapat respon dari netizen. Mereka ikut geram dengan ulah pria tersebut yang nekat melakukan dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan malang itu.

"Laporkan ke polisi," ujar salah satu netizen yang geram.

"Itu sih udah ada niat buat bunuh orang," kecam lainnya.

Hingga kini kasus penganiayaan yang diduga berawal dari niat pelecehan seksual itu belum mendapat tanggapan dari kepolisian. Masyarakat juga meminta agar pihak berwajib responsif dengan kejadian tersebut.***

Sumber: Suara.com.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)