Dianggarkan Puluhan Juta, Pagar Lapangan Bola Kaki Desa Pasir Ringgit Inhu Sudah Roboh

datariau.com
2.466 view
Dianggarkan Puluhan Juta, Pagar Lapangan Bola Kaki Desa Pasir Ringgit Inhu Sudah Roboh
Heri
Pagar yang roboh.

RENGAT, datariau.com - Pemerintahan Daerah Kabupaten Inhu melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tahun 2016 melalui sumber dana APBD anggarkan ratusan juta untuk proyek pembangunan pagar lapangan bola kaki dan volyy di beberapa desa dan salah satunya pagar lapangan bola kaki di Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik.

 

Kini pagar lapangan bola kaki desa Pasir Ringgit yang dianggarkan puluhan juta gunakan uang negara itu sudah roboh karena terkenak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak sore hingga Subuh tadi, Ahad (8/10/2017).

 

Menyikapi robohnya pagar lapangan bola kaki Desa Pasir Ringgit, Adi, salah seorang warga kepada datariau.com Ahad (8/10/2017) mengatakan, tidak masuk akal rasanya hanya gara-gara hujan deras semalam pagar lapangan itu bisa roboh.

 

"Dugaan saya, pekerjaan pagar lapangan itu tidak sesuai bestek," terangnya.

 

Kata Adi, jika pembangunan pagar itu dikerjakan sesuai bastek, tidak mungkin bisa roboh hanya karena terkena dampak banjir hujan deras semalam. 

 

"Atas robohnya pagar lapangan bola kaki di Desa Pasir Ringgit ini, kami selaku masyarakat meminta kepada penyidik Tipikor Polres Inhu maupun kejaksaan Rengat untuk dapat menyelidiki proyek pembangunan pagar lapangan bola kaki Desa Pasir Ringgit. Jujur saja kita selaku masyarakat sangat curiga dengan robohnya proyek pembangunan pagar lapangan bola kaki desa Pasir Ringgit. Karena, kalau pagar itu dikerjakan sesuai bestek tidak mungkin roboh hanya karena dampak banjir," singkatnya.

 

Terpisah akfitis LSM Topan RI, Jumadi, saat dimintai tanggapan persoalan robohnya pagar lapangan bola kaki desa Pasir Ringgit mengatakan, sudah tidak heran lagi dan tidak rahasia umum, kalau proyek dari Pemda cepat rusak atau hancur, namun yang sangat diherankan hingga kini tidak ada tindakkan tegas atau pun nyata dari dinas terkaiat atau Inspektorat maupun penegak hukum.

 

"Kalau mau, hampir setiap tahun proyek dari Pemkab Inhu dikerjakan asal jadi dan amburadul. Namun sayang hingga kini Inspektorat maupun penegak hukum belum ada melakukan tindakkan, dan audit yang mereka lakukan pun terkesan hanya promalitas. Kalau benar mereka melakukan tugas dengan benar, tidak mungkin ada proyek yang dikerjakan asal-asalan," pungkasnya.

 

Sementara itu Kepala Desa Pasir Ringgit, Sumarji saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan pagar lapangan bola kaki desa itu roboh semalam disaat hujan deras.

 

"Dugaan robohnya pagar karena galian pada tiang tidak dalam. Harapan kami dari Desa, pihak kontraktor dapat kembali memperbaiki," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)